0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Soal Kios di Pasar Arcade Cinderamata, Kuasa Hukum Raja akan Konfirmasi ke Pemkot

Pembangunan Kios di Pasar Arcade Cinderamata dilakukan malam hari (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Kuasa hukum Pakubuwana XIII memastikan pembangunan 42 kios baru di Pasar Cinderamata dilakukan tanpa sepengetahuan Pakubuwana XIII. Pihaknya akan segera mengonfirmasi kepada Pemerintah Kota Solo terkait penerbitan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) kios tersebut.

“Ijin-ijin pastinya yang menerbitkan pemerintah. Kita baru dalam proses klarifikasi. Ijin itu kok bisa keluar dasarnya apa,” kata Kuasa Hukum Pakubuwana XIII, Ferry Firman Nurwahu, Selasa (1/8).

Ia memastikan Pakubuwana XIII tidak tahu-menahu tentang pembangunan kios tersebut. Sinuhun Pakubuwana XIII pun dipastikan tidak pernah memberikan ijin bagi seorang pun untuk membangun kios di kawasan tersebut.

“Tidak pernah (memberi ijin). Baik itu Gusti Tedjo (Tedjowulan), maupun Eddy (Eddy Wirabhumi), Sinuhun tidak pernah mengijinkan,” kata dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, 42 kios baru tiba-tiba dibangun di Pasar Cinderamata di Utara Masjid Agung. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Atap (DPMPTSP) Solo, Toto Amanto menerangkan pihaknya menerbitkan IMB kios tersebut atas nama KP Eddy Wirabhumi tahun 2014 lalu. Namun pada tahun yang sama, IMB di tempat serupa diterbitkan atas nama KGPHPA Tedjowulan.

“Ada surat keterangan bahwa beliaulah (Tedjowulan) yang berwenang di Keraton,” kata Toto.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge