0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

60 Persen Beresiko Tinggi, Kemenag Minta Petugas Pelototi Kesehatan Jamaah

Jamaah haji padati Masjid Nabawi (dok.timlo.net/gg)

Klaten — Sebanyak 5 jamaah calon haji (Calhaj) asal Kabupaten Klaten gagal berangkat ke Tanah Suci pada musim haji tahun ini. Mereka gagal berangkat lantaran faktor kondisi kesehatan.

“Dua orang diantaranya meninggal dunia, sedangkan tiga jamaah lainnya tidak memungkinkan berangkat lantaran hamil dan kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan untuk melaksanakan ibadah haji,” kata Kepala Kemenag Klaten, Masmin Afif, Senin (1/8).

Berdasarkan data Kemenag Klaten, total Calhaj yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci tahun ini sebanyak 1.083 jamaah dibagi dalam 4 kelompok terbang (Kloter). Mereka akan didampingi 13 petugas kloter terdiri dari Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), dan petugas medis.

Dari ribuan jamaah Calhaj asal Klaten tersebut, sambung Afif, sekitar 60 persen masuk kategori resiko tinggi lantaran berusia lanjut dan kondisi kesehatannya.

Mengingat hal itu, pihaknya meminta petugas pendamping untuk lebih waspada dengan kondisi jamaah. Petugas diharapkan terus memantau kondisi jamaah selama menjalankan ibadah di tanah suci.

“Selalu diawasi dan selalu dicek kondisi jamaah. Kami juga meminta para jama untuk selalu menjaga kesehatan sebelum keberangkatan, maupun saat pelaksanaan ibadah haji,” pesan dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge