0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dimas Kanjeng Divonis 18 Tahun

Pengasuh Padepokan Kanjeng Dimas, Taat Pribadi (merdeka.com)

Timlo.net – Dimas Kanjeng Taat Pribadi divonis 18 tahun penjara oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri Probolinggo, Jawa Timur, Selasa (1/8). Terdakwa kasus pembunuhan ini dinyatakan bersalah atas kematian Abdul Ghani, salah satu orang kepercayaan di pondok pesantren yang dia pimpin.

“Terdakwa (Dimas Kanjeng) secara sah dan meyakinkan terbukti menganjurkan pembunuhan berencana terhadap korban,” kata Ketua Majelis Hakim Basuki Wiyono dalam persidangan.

Vonis majelis hakim tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum sebelumnya yakni hukuman penjara seumur hidup, sehingga mendengar hal tersebut jaksa penuntut umum (JPU) berencana menempuh banding.

JPU menganggap putusan hakim tersebut terlalu ringan untuk seorang dalang kasus pembunuhan berencana dengan korban Abdul Ghani yang dibuang di Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri, Jawa Tengah.

“Kami menuntut terdakwa dihukum seumur hidup. Oleh karena itu kami akan banding,” kata JPU Usman usai sidang.

Sementara itu, terdakwa Taat Pribadi langsung berkonsultasi dengan tim kuasa hukum, dan mengajukan banding terhadap putusan 18 tahun penjara karena penasihat hukumnya menganggap putusan hakim terlalu berat.

“Kami mengingkan klien kami bebas karena berdasarkan keterangan empat orang saksi sebelumnya menyebutkan tidak ada yang mencantumkan keterlibatan klien kami dalam kasus pembunuhan tersebut,” kata penasihat hukum Taat Pribadi, M Soleh.

[cob]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge