0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rahasia Kehidupan yang Memuaskan Terungkap Dalam Penelitian Ini

Ilustrasi keluarga bahagia (dok.merdeka.com)

Timlo.net—Pada masa sekarang ini, banyak orang terjebak untuk menganggap diri mereka berharga karena berbagai macam hal. Misalnya besarnya gaji mereka atau jumlah follower mereka di sosial media. Tapi ilmu pengetahuan kembali menawarkan pengingat yang sempurna jika kepuasan hidup dan nilai diri tidak ditentukan oleh hal-hal seperti itu.

Sebuah penelitian Harvard yang diadakan selama 75 tahun menganalisa kesehatan fisik dan mental dua kelompok orang. Kelompok pertama terdiri dari 456 pria berpenghasilan rendah di Boston, Amerika Serikat (AS) dari 1939 hingga 2014. Kelompok kedua terdiri dari 268 pria lulusan Harvard dari tahun 1939 hingga 1944. Para peneliti menghabiskan waktu puluhan tahun menguji sampel darah, scan otak, jawaban survei dan interaksi pribadi kedua kelompok itu. Para peneliti ingin mengetahui apa yang membuat para pria ini merasa sangat puas dalam hidup mereka.

“Hubungan yang baik membuat kita lebih bahagia dan lebih sehat. Titik,” ucap Robert Waldinger, kepala the Harvard Study of Adult Development, dilansir dari ReaderDigest, Selasa (1/8). Para peneliti menambahkan memiliki hubungan yang kuat dan bahagia dalam hidup membuat sistem saraf kita rileks, otak kita sehat dan mengurangi rasa sakit fisik dan emosional. Mereka juga menemukan jika orang yang kesepian cenderung mengalami penurunan dalam kesehatan fisik dan mati lebih dini. Hubungan yang bahagia ini tidak diukur dari jumlah teman atau apakah Anda sudah berpasangan atau tidak. Robert menekankan jika fokusnya adalah pada kualitas hubungan dengan orang-orang terdekat yang kita miliki.

Salah satu cara menjaga kualitas hubungan antara menemukan cara menghadapi kesulitan hidup tanpa menghindari cinta, ujar George Vaillant, psikiatris Harvard yang memimpin penelitian ini. Selama pengalaman traumatis seperti kehilangan pekerjaan, orang tua atau anak, penting bagi kita bergantung pada hubungan yang menolong kita sembuh. Kita disarankan tidak menutup diri atau menjauhi orang-orang terdekat. Pada akhirnya, semua kekayaan dan kesuksesan di dunia tidak bisa membuat kita lebih bahagia dan sehat.

 

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge