0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sedang Tidur Nyenyak, Delapan Warga tertimpa Crane Roboh

(merdeka.com)

Timlo.net – Crane crauler yang mengangkut girder (steel bok) pembangunan Ligth Rail Transit (LRT) di zona lima di Simpang Jakabaring Palembang terbalik dan menimpa rumah, Selasa (1/8) dinihari. Delapan warga mengalami luka-luka akibat musibah itu.

Diduga, aspal yang menjadi landasan crane seberat 70 ton itu retak. Sehingga membuat crane terjungkal dan diikuti boom crane seberat 80 ton terjatuh.

Dua rumah milik keluarga Syaiful hancur tertimpa steel bok. Seisi rumah menjadi korban. Mereka adalah Syaiful (pemilik rumah), Eliana (60) luka di kepala, Fifi (28), Andri (32), dan empat anak-anak, masing-masing Ilmi (8), Fitri (8), Athala (2), serta Rahma (2).

Kini seluruh korban dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan karena mengalami luka serius. Saat kejadian, mereka sedang tertidur lelap dan evakuasi cukup sulit dilakukan.

Kabag Ops Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede mengungkapkan, pihaknya sedang melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab pasti kejadian itu. Beberapa operator dan kernet crane dimintai keterangannya.

“Sedang diselidiki apa kemungkinan penyebabnya. Sejauh ini dalam proses evakuasi gerder yang masih berada di atas rumah warga,” ungkap Maruly, Selasa (1/8).

Sementara itu, Kabid Perkeretaapian Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel, Aprian mengatakan, dari analisa sementara diakibatkan tidak seimbangnya kedua crane ketika mengangkat girder baja. Ada juga kontur tanah yang tidak padat sehingga membuat crane terbalik.

“Tapi yang pasti kita tunggu hasil pengecekan Puslabfor dulu, dari sana bisa diketahui penyebabnya,” jelas dia.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge