0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polisi Tembak Mati Satu Pengedar Narkoba

Ekstasi (merdeka.com)

Timlo.net – Polisi menembak mati salah satu pelaku peredaran 1,2 juta butir ekstasi. Pelaku yang diketahui bernama M Zulkarnain ini terpaksa dilumpuhkan karena mencoba melawan saat hendak ditangkap.

“Ada satu tersangka atas nama M Zulkarnain terpaksa kami lumpuhkan,” kata Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Daniyanto, Selasa (1/8).

Usai ditembak, pelaku sempat dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, oleh petugas. Namun, sebelum sampai di RS Polri, pelaku mengembuskan napas terakhir saat di perjalanan.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri telah menangkap dua orang tersangka jaringan narkoba yaitu Liu Kit Cung alias Cung (penerima) dan Erwin (kurir). Keduanya ditangkap dengan barang bukti 1,2 juta butir ekstasi dari Belanda.

“Pada 21 Juli berhasil mengungkap sindikat internasional jenis ekstasi (dari Belanda) dengan jumlah barang bukti 120 bungkus yang dikemas dalam plastik alumunium dengan berat 1 bungkus 2.2 kg, (1 butir ekstasi sama dengan 0.2 gram atau ada 10.000 butir ) total 1,2 juta butir,” kata Dirtipid Narkoba Brigjen Pol Eko Daniyanto kepada wartawan.

Lebih lanjut, Eko menjelaskan bahwa dua orang tersebut diketahui dikendalikan dari Lapas Nusakambangan. Cung sendiri ditangkap pada (21/7) di Paku Haji, Kabupaten Tangerang.

“Kemudian setelah diinterograsi bahwa tersangka dikendailikan oleh seorang napi Lapas Nusakambangan atas nama Aseng,” ujarnya.

Untuk tersangka Erwin sendiri ditangkap pada (23/7) di Alam Sutra, berdasarkan hasil pengembangan dengan Control Delivery sebanyak 56 bungkus ekstasi (sesuai perintah tersangka Aseng pengendali dari LP Nusakambangan).

Usai menangkap keduanya, polisi sampai saat ini masih terus melakukan pengembangan untuk mengejar pelaku lainnya.

“Saat ini satgas masih melaksanakan pengembangan untuk mengejar pelaku lainnya,” tandasnya.

[dan]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge