0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Cerita di Balik Kereta Api Travel Fair yang Berujung Ricuh

(merdeka.com)

Timlo.net – Kericuhan terjadi saat PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengadakan travel fair di Jakarta Convention Center, Jakarta, Sabtu (29/7). Banyaknya jumlah pengunjung membuat situasi tak terkendali. Padahal, KAI telah melakukan berbagai skenario pengaturan pengunjung.

Padatnya pengunjung ditambah hujan yang turun membuat pengunjung yang berada di depan hall merangsek masuk dan menyebabkan para petugas kewalahan. Aksi dorong-mendorong terjadi antara petugas dan pengunjung.

Bahkan, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Edi Sukmoro dan Menteri BUMN, Rini Soemarno harus turun tangan langsung untuk mengatur situasi.

“Sesak Pak. Sesak di sana (ruang tempat pengunjung menunggu giliran masuk untuk mendapatkan tiket),” ungkap seorang Ibu.

Sementara itu seorang bapak paruh baya, mengaku kecewa karena tidak kebagian tiket gratis, padahal dia sudah mengantre cukup lama.

“Kecewa. Kita sudah antre lama. Kami sudah datang jauh-jauh. Kan informasinya harus datang ke JCC,” protesnya kepada Dirut PT KAI.

Direktur Komersial PT KAI, Bambang Eko Martono mengatakan pihaknya akan membenahi sistem pengaturan pameran agar masyarakat dapat lebih nyaman dan aman dalam mengikuti KATF 2017.

Dia mengatakan, calon penumpang tidak harus datang ke tempat pameran untuk membeli tiket, tapi dapat juga dilakukan secara online. Baik di rumah maupun di tempat pameran. Untuk yang akan membeli di tempat pameran, panitia akan menyediakan sarananya.

“Awalnya akses itu hanya ada di ruangan ini saja. Akses kita open. Kalau pun calon penumpang tidak datang ke sini. Open akses silahkan masuk untuk melihat stand pameran. Mau bayar disini bisa, di rumah juga bisa,” ungkapnya.

“Nanti kita setting, mulai jam 5 juga bisa. Jaringan kita akan sepakat untuk atau kita sediakan LAN/Lokal Area Network (untuk menghindari gangguan jaringan internet), jadi bisa akses melalui laptop yang kita sediakan,” tambahnya.

Sedangkan, untuk calon penumpang yang memang harus melakukan transaksi secara tunai di tempat pameran, maka, PT KAI sudah berkoordinasi dengan Himbara (Himpunan Bank Negara) untuk dapat melayani kebutuhan masyarakat tersebut.

Dia juga mengatakan agar tidak terjadi lagi antrean panjang di pintu masuk seperti hari ini maka, para calon penumpang maupun pengunjung pameran akan dibebaskan dari biaya masuk. Artinya masyarakat tidak perlu lagi membeli tiket masuk.

Meskipun belum bisa memastikan secara tepat, dia mengatakan jumlah transaksi yang terjadi hari ini kurang lebih 24.000 sampai 25.000 transaksi, kira-kira 47.000 tiket yang terjual dan pengunjung pameran diperkirakan berjumlah 200.000 orang.

[sau]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge