0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Puing Heli Basarnas Dipotong-potong, Diangkut ke Jakarta

(Tim SAR gabungan menggunakan pengaman tubuh untuk mengangkat puing helikopter yang berada di lereng terjal Gunung Buthak, Temanggung, Rabu (5/7/2017) | Humas Basarnas/Zulhawary)

Semarang – Puing helikopter Dauphin AS365-N3 milik Badan SAR Nasional (Basarnas) yang mengalami kecelakaan di Gunung Buthak, Candiroto, Temanggung, Minggu (2/7/2017) lalu, mulai dievakuasi dari tempat musibah. Badan heli dipotong-potong dan dikirim ke Jakarta.

“Hari ini kami mengangkut sejumlah komponen pesawat, bagian bodi yang terlalu besar dipotong-potong untuk memudahkan pengangkutan. Kami dibantu ratusan relawan,” ujar Zulhawary, Humas Basarnas Jawa Tengah kepada Timlo.net, Rabu (5/7).

Zul mengatakan, bagian pesawat yang sangat penting untuk penyelidikan kecelakaan itu seperti Flight Data Recorder dan Cockpit Voice Recorder, yang lazim disebut black box atau kotak hitam pesawat telah ditemukan sebelumnya dan diserahkan ke Komisi Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) untuk diteliti.

“Puing yang tersisa ini tetap kami angkut untuk dikirim ke Jakarta. Hari ini belum tuntas, kami berharap besok seluruh proses selesai,” ujar Zul.

Kecelakaan Minggu sore itu terjadi ketika helikopter dikirim dari Semarang untuk membantu penanganan bencana semburan kawah Sileri, Dieng. Empat awak pesawat dari TNI AL dan empat rescuer Basarnas Semarang gugur dalam kecelakaan itu.

Editor : Ari Kristyono

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge