0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Lebaran, Stok BBM di Maluku dan Papua Aman

(merdeka.com)

Timlo.net — Manajemen PT Pertamina (Persero) marketing Operation Region (MOR) VIII Maluku-Papua memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) jelang Lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah, dalam kondisi yang aman.

General Manager Pertamina MOR VIII Made Adi Putra mengatakan sarana serta stok BBM di sejumlah SPBU, serta DPPU, telah dipersiapkan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.

“Posisi stok secara keseluruhan di SPBU sangat aman, kemudian di TBBM juga sangat-sangat aman, stoknya lebih dari 20 hari,” kata Adi seperti dikutip Antara, Rabu (21/6).

“Kita ngecek ketersediaan stok di SPBU berapa banyak, termasuk juga ketersediaan LPG. Kita juga ke DPPU dalam layanan penyediaan avtur,” imbuhnya.

Adi mengakui persiapan penyediaan BBM saat Lebaran di Papua tidak terlalu berat dibanding di Pulau Jawa, namun pihaknya akan tetap berusaha melayani masyarakat dengan maksimal sesuai dengan kebutuhan.

“Sarpras (sarana prasarana) juga sangat siap, jadi tidak perlu ada yang dikhawatirkan. Termasuk juga kapal tangker sudah siap menjelang lebaran,” jelas Adi.

Dia menambahkan, seluruh SPBU akan tetap beroperasi seperti biasa di Hari Lebaran. Pertamina pun tidak menutup kemungkinan untuk melakukan penyesuaian bila terjadi lonjakan kebutuhan.

Sebelumnya, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengakui adanya kendala dalam mendistribusikan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan elpiji di wilayah Papua menjelang Lebaran. Sebab, kondisi cuaca yang tidak memungkinkan untuk mendistribusikan BBM dan elpiji.

“Kendala di daerah pasti ada. Tetapi bukan masalah stok, ada kendala di kondisi cuaca seperti Papua. Kondisi cuaca jadi kendala distribusi elpiji dan BBM,” ujar Anggota Komite BPH Migas Marwansyah Lobo Balia di Kantornya, Jakarta, Senin (19/6).

Menurutnya, saat ini kondisi wilayah yang lain masih aman terkendali. Pihaknya pun meminta Pertamina untuk terus mendistribusikan BBM selama mudik Lebaran. Menurutnya, pasokan dan stok sangat aman terkendali, namun hal-hal teknis diluar kendali BPH Migas masih perlu diwaspadai.

[idr]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge