0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tim Penyelam Didatangkan Cari Napi Kabur

ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net – Berbagai upaya dilakukan untuk mencari empat napi yang kabur dari dalam kamar sel di Blok B Lapas Kerobokan, Bali. Diantaranya dengan mendatangkan tim penyelam untuk melakukan pengecekan terhadap lubang gorong-gorong bekas parit yang penuh dengan genangan air di lapas tersebut.

“Usai apel pagi kemarin baru diketahui mereka hilang. Saat penyisiran ditemukan ada lubang tapi penuh genangan air, karena saat itu memang hujan deras,” tutur salah seorang petugas lapas, Selasa (20/6).

Pantauan di Lapas sekitar pukul 12.10 Wita tim penyelam dari Polda Bali tiba di Lapas Kerobokan, dengan membawa peralatannya.

Kapolres Badung, AKBP Yudith Satriya Hananta mengatakan, baru saja dilakukan pengecekan terhadap lubang yang dipakai kabur empat napi asing tersebut.

Namun saat ini terkendala, karena tanahnya labil dan penuh lumpur.

“Kami akan coba lagi. Kami ingin memastikan bahwa bahwa lubang tersebut bisa dipakai lewat manusia atau tidak. Kami khawatirkan juga masih ada yang nyangkut disana,”ungkapnya.

Di dalam terowongan tersebut ditemukan garpu kecil. Pihaknya memastikan bahwa lubang tersebut berdiameter 60 cm dengan panjang sekitar 15 meter.

Kuat dugaan keempat napi terjebak dalam gorong gorong tersebut saat berusaha kabur. Itu lantatan pihak kepolisian enggan menjabarkan hasil rekaman kamera pemantau CCTV persis mengarah pada lubang keluar di luar.

Empat napi asing yang kabur itu diantaranya ada Shaun Edward Davidson alias Eddie Lonsdale alias Michael John Bayman Bin eddi (33), warga Australia, Dimitar Nikolov Iliev Alias Kermi Bin Alm Nikola Iliev (43), warga Bulgaria, Sayed Mohammed Said (31) warga India, dan Tee Kok King Bin Tee Kim Sai (50) warga Malaysia. Empat orang ini kabur pada Senin 19 Juni 2017 pada pagi hari.

[rhm]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge