0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sidak Jelang Lebaran, Pemkot Temukan Setumpuk Makanan Kedaluwarsa

(Ilustrasi) Petugas saat melakukan Sidak di sebuah pusat perbelanjaan (timlo.net/ setyo puji s)

Solo — Tim Gabungan Pemerintah Kota Solo menemukan makanan dan minuman tidak layak konsumsi karena kedaluwarsa di toko Ratna, Jayengan, Banjarsari. Temuan terebut didapati saat inspeksi mendadak (sidak), Senin (19/6).

“Di toko Ratna di daerah Jayengan, kita menemukan makanan kedaluwarsa dalam jumlah cukup besar,” kata koordinator tim, Anom Yuliansyah saat ditemui di Kantor Dinas Kesehatan Kota Solo usai sidak.

Jumlah makanan dan minuman kedaluwarsa di toko tersebut cukup banyak. Barang-barang tersebut ditumpuk di teras rumah. Jenis maknan dan minuman bervariasi seperti  inaco, nyam nyam, kentang goreng produk Siantar Top, Lays dan lain sebagainya. Makanan tersebut ditemukan menumpuk dalam puluhan kardus di teras dan dalam bangunan rumah.

“Yang paling banyak sirup dan teh dalam kemasan gelas merk Rio. Yang teh ada 13 kardus,” kata dia.

Tim hanya mencatat temuan tersebut tanpa menyitanya. Anom menerangkan sebagian besar makanan akan diretur ke distributor. Sayangnya, Anom tidak memastikan kapan produk-produk tidak layak konsumsi itu dikembalikan ke produsen. Menurut Kepala Seksi Farmasi, Maknanan, Minuman, dan Perbekalan Kesehatan DKK Solo itu, proses retur sangat tergantung kepada sales.

“Kedatangan sales tidak bisa dipastikan. Yang jelas kita terus pantau secara berkala. Kalau sudah diretur, kita akan minta bukti returnya,” kata dia.

Sementara itu, pemiliki toko, Ratna Hendrawati mengaku makanan tersebut sengaja diletakkan di teras dan di dalam rumah. Ia tidak bermaksud menjual makanan tersebut.

“Kita masih menunggu sales datang untuk menukarnya dengan barang baru,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge