0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ngakunya Nembak Burung, Eh…Ternyata Nembak Sapi, Ya Ditangkap

ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net — Dua warga Sebulu, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, MR (21) dan ES (38), dibekuk aparat Polsek Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara. Keduanya dibekuk setelah tepergok hendak mencuri sapi yang lebih dulu ditembak menggunakan senpi rakitan.

Keduanya ditangkap di Desa Kertabuana, Tenggarong Seberang, pada Jumat (16/6) dini hari. Penangkapan keduanya setelah kepolisian menerima informasi beberapa warga kehilangan sapi yang mereka pelihara.

“Dari informasi yang saya terima, dari Kapolres Kutai Kartanegara (AKBP Fadillah Zulkarnaen), penangkapan terduga pencuri sapi itu berawal dari patroli personel Polsek Tenggarong Seberang, Kamis (15/6) malam,” kata Kabid Humas Polda Kalimantan Timur Kombes Pol Ade Yaya Suryana, Sabtu (18/6).

Ade mengatakan, kedua petugas yang tengah patroli saat itu curiga melihat sepeda motor terparkir di sebuah area perusahaan namun tidak ada pemiliknya. Lantaran petugas Penasaran, kedua personel Polsek itu lantas berusaha mencari hingga masuk ke areal peternakan sapi milik warga, namun juga tak kunjung menemukan pemiliknya.

“Di sela mencari pemilik motor, terdengar suara letusan seperti bunyi senpi. Beberapa saat kemudian, muncul MR dan ES mendekati motornya, sambil membawa senapan,” ujar Ade.

Petugas kemudian menginterogasi keduanya. Saat interogasi itu keduanya mengaku hanya mencari burung.

“Keduanya, termasuk salah satu pelaku yang membawa senjata, diamankan dan dilakukan penggeledahan. Ditemukan 4 peluru aktif, yang disimpan di kantong celana,” sebut Ade.

“Petugas juga menemukan sangkur, senter. Akhirnya mereka ini mengakui habis menembak sapi, untuk kemudian mereka ambil (setelah mati),” terang Ade.

Keduanya lantas dibawa ke Polsek Tenggarong Seberang, guna menjalani proses lebih lanjut. Penyidik menjeratnya dengan Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dan Pasal 363 KUHP.

Petugas juga mengamankan 1 motor yang digunakan kedua pelaku, selongsong peeluru, senpi dan 2 karung plastik. Keduanya mendekam di sel tahanan kepolisian.

“Sapi yang ditembak mati itu, diketahui milik warga desa setempat, atas nama I Nyoman Nurita ya,” pungkasnya.

[gil]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge