0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Novel Baswedan Diminta Buktikan Kalau Ada Polisi Terlibat Kasus Penyiraman Air Keras

Novel Baswedan (merdeka.com)

Timlo.net – Polisi minta Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan membuktikan ucapannya terkait dugaan keterlibatan polisi dalam peristiwa penyiraman air keras yang menimpanya. Jika yang dikatakan Novel tidak benar, bisa berimplikasi hukum.

“Saya mengingatkan jika dia (Novel Baswedan) menyebut satu nama tapi ternyata itu tidak benar maka yang bersangkutan dapat terkena konsekuensi hukumnya,” ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto di Jakarta Selatan, Jumat (16/6).

Setyo pun kembali menekankan bahwa pernyataan Novel tidak didapat diproses lebih jauh jika hanya diutarakan di media. Dia menyarankan agar segala informasi terlebih dahulu disampaikan kepada penyidik.

“Mohon maaf bila pernyataan dia (Novel Baswedan), jika disampaikan ke media itu tidak ada nilai pembuktian kebenaranya, jadi seperti yang sudah saya sampaikan bahwa jika saudara Novel mempunyai informasi silakan sampaikan di BAP,” jelasnya.

Menurut Setyo sebenarnya tidak sulit menemukan pelaku kasus penyiraman air keras tersebut. Hanya saja saat ini pihaknya masih terus mendalami kasus tersebut dengan metode deduktif-induktif untuk mencari informasi baru.

“Sebenarnya tidak sulit menemukan pelaku cuma kita masih melakukan penyidikan melalui metode induktif deduktif, dari TKP, alat bukti dan pemerikasan saksi-saksi,” tuturnya.

“Terkait dilibatkannya Densus 88 untuk kasus Novel, kita dari semua unsur kepolisian dari awal sudah dilibatkan tidak hanya Densus, Labkrim, Inafis juga kita libatkan, kita allout lah untuk itu,” tambahnya.

Setyo menjelaskan, pihaknya juga telah mencoba menemui Novel di Singapura untuk mengkonfirmasi pernyataanya. Namun dengan izin waktu yang terbatas dari pihak rumah sakit.

“Pasti kita ambil keterangan Novel, sebenarnya kita sudah ke sana tapi oleh dokter tidak diizinkan lama karena harus ada dokter yang mendampingi kebetulan dokternya lagi cuti ke India, kita cuma diberikan akses 5 menit tapi kita sudah berikan daftar pertanyaan cuma belum dijawab hingga sekarang,” tandasnya.

[msh]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge