0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Palang Pintu Terbuka, Pasangan Suami Istri Tewas Disambar Logawa

Polisi melakukan olah TKP (timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Pasangan suami istri warga Desa Trangsan, Kecamatan Gatak tewas seketika setelah motor yang mereka kendarai ditabrak kereta api Logawa jurusan Jember-Purwokerto, Rabu (14/6) sore. Kejadian tersebut berada di perlintasan kereta api Dusun Mayang, Desa Trangsan, Kecamatan Gatak sekitar pukul 15.50 Wib.

“Kami menerima laporan dari warga adanya kecelakaan di perlintasan Mayang, setelah meluncur ke TKP, dua orang korban sudah tergeletak di pinggir rel dalam keadaan meninggal dunia. Setelah dilakukan pemeriksaan kepada saksi-saksi, korban merupakan pasangan suami istri warg sekitar TKP,” kata Kapolsek Gatak, AKP Yulianto, Rabu (14/6).

Korban bernama, Fitriyanto (48) berboncenagn dengan istrinya Sumirah (50) mengendarai sepeda motor Honda Supra AD 4157 KH dari arah timur. Sampai di lokasi kejadian saat bermaksud menyebrang perlintasan. Keduanya tidak menyadari adanya kereta api dari arah utara karena pintu perlintasan dalam keadaan terbuka.

Tabrakan tidak bisa dihindari dan kedua korban langsung tewas seketika dengan luka dengan kondisi yang cukup mengenaskan. Sampai saat ini pihak kepolisian masih memeriksa sejumlah saksi, termasuk penjaga palang pintu kereta api di Mayang dan melakukan olah TKP untuk mengetahui kejadian yang sebenarnya.

“Anggota melakukan olah TKP dan memeriksa sejumah saksi-saksi untuk mengetahui kronologis kejadaian yang sebenarnya. Kita harapkan bisa segera diketahui, karena menyangkut adanya dugaan adanya kelalaian penjaga palang pintu,” tandas Kapolres Sukoharjo, AKBP Ruminio Ardano.

Saat kejadiaan, palang pintu perlintasan Mayang dijaga oleh Supardi (32) warga Ngemplak, Boyolali. Kedua jasad korban yang merupakan pasangan suami istri ini oleh petugas dari Satlantas Polres Sukoahrjo dibawa ke Rumah Sakit Muwardi, Jebres, Solo.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge