0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkab Perketat Peredaran Daging di Pasaran

Pedagang daging sapi (dok.timlo.net/setyo pujis)

Wonogiri — Pemkab Wonogiri tidak ingin kejadian pengoplosan daging babi hutan atau celeng dengan daging sapi terulang ketiga kalinya beredar di pasar. Pemerintah juga menekankan kewaspadaan adanya penjualan daging sapi glonggongan.

“Saya minta masyarakat lebih jeli dalam membeli daging sapi segar,” kata Kepala Dislapernak Wonogiri Rully Pramono Retno, Minggu(11/6).

Dia mengatakan selama puasa dan Lebaran, pemerintah mewaspadai tindakan pedagang nakal. Yakni pencampuran daging babi dengan daging sapi serta daging ayam yang dijual meskipun telah menjadi bangkai. Pemkab juga tidak segan-segan mengambil tindakan tegas kepada pedagang nakal. Bahkan jika benar-benar terbukti, tidak menutup kemungkinan akan diambil langkah hukum.

“Jika ada informasi tolong sampaikan kepada kami,” kata dia.

Rully menjelaskan, setidaknya sudah terjadi dua kali pengungkapan kasus pengoplosan daging celeng dengan daging sapi. Pertama dilakukan pedagang nakal di wilayah Kecamatan Giritontro, kasus kedua di Kecamatan Baturetno.

“Salah satu bentuk pengawasan yang paling mudah adalah ketika hendak berbelanja daging, bisa melihat apakah daging tersebut asli sapi atau oplosan. Daging sapi dan celeng memiliki perbedaan. Warna daging sapi merah cerah sedangkan celeng berwarna pucat, garis serat daging sapi padat dan jelas, sedangkan celeng tidak jelas dan renggang. Daging sapi juga lebih keras dan kaku, berbeda dengan daging celeng yang lembek. Baunya juga beda, daging sapi berbau anyir seperti kita ketahui bersama, bau daging celeng lebih khas,” ujar dia.

Masyarakat juga perlu mewaspadai daging sapi glonggongan, biasanya daging itu tidak akan digantung saat dijual di lapak pedagang. Melainkan hanya diletakkan di meja. Pasalnya daging glonggongan itu akan meneteskan air jika digantung. Selain itu tekstur daging glonggongan terlihat lebih cerah karena kadar air yang cukup tinggi.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge