0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dompet Dhuafa Gelar Wayang Tauhid di TSTJ

Dompet Dhuafa menggelar Wayang Tauhid di TSTJ (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo — Dakwah merupakan gerakan yang bertujuan untuk menyeru kepada agama Islam. Kegiatan dakwah ini bisa melalui berbagai pendekatan. Salah satunya adalah kebudayaan. Bahkan ruang dakwah tak hanya terbatas pada majelis taklim, masjid atau pesantren.

Sebagai salah satu bentuk syiar Islam, lembaga Dompet Dhuafa menggelar pagelaran Kethoprak dan Wayang Tauhid, di halaman depan Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ). Hadir dalam pagelaran itu Dirut TSTJ Bimo Wahyu Widodo, dan Kepala LPP RRI Solo Suyono Wasis.

“Kita memilih jalur dakwah dengan pendekatan budaya, salah satunya adalah karena Kota Solo adalah pusat dari budaya Jawa. Pendekatan budaya akan lebih mudah dipahami dan diterima masyarakat,” terang salah seorang pendiri Lembaga Dompet Dhuafa Parni Hadi, Jumat (9/6) malam.

Selain menggelar pertunjukan wayang dan kethoprak pihaknya juga membagikan sejumlah hadiah bagi penonton yang hadir. Ratusan penonton yang hadir tampak menikmati dua pertunjukan yang digabung menjadi satu panggung tersebut.

Dikatakan, pemilihan lokasi di halaman TSTJ pun juga tidak sembarangan. Dompet Dhuafa ingin mengajak penonton yang hadir untuk bisa menjaga lingkungan dengan baik. “Bahwa menjaga lingkungan ini merupakan sebagian dari iman. Coba kita lihat bagaimana binatang-binatang ini hidup, kita lestarikan, agar alam menjadi seimbang,” katanya.

Sementara Bimo Wahyu Widodo menyambut baik kegiatan ini. Sebab selain syiar agama, acara ini juga mendorong pengunjung untuk lebih merasa memiliki taman dan kebun binatang yang Jurug.

“Tentu kita senang sekali, dan kita dengan tangan terbuka siap untuk bekerjasama dengan siapa saja yang ingin melaksanakan kegiatan di TSTJ,” kata Bimo.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge