0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Delapan Rusa Gunung Lawu Dibantai, Perbakin: Tak Beretika

Pembantaian rusa hutan Gunung Lawu menyisakan tulang belulang berserakan (dok.timlo.net/ist)

Solo — Pembantaian rusa yang dilakukan Kawasan Gunung Lawu, Karanganyar tidak selayaknya dilakukan. Seorang pemburu yang beretika, tentu tidak akan melakukan tindakan yang dinilai biadab tersebut.

“Jika ini dilakukan oleh seorang pemburu, tentu dia sangat tidak memiliki etika. Itu bukan sikap pemburu yang beretika dengan membantai dan mengambil tanduk serta kepala rusa di Kawasan Gunung Lawu,” terang Ketua Bidang Target Perbakin Kota Solo, Heru Murwanto, Sabtu (10/6) pagi.

Seperti diketahui, sebanyak delapan ekor rusa dibantai di Padang Sabana, area pos tiga pendakian Gunung Lawu via Candi Cetho. Bangkai-bangkai berserakan ditemukan kelompok pendaki yang kemudian melaporkannya ke petugas di posko.

“Tidak menutup kemungkinan itu perbuatan seorang pemburu. Tapi, perilaku semacam ini hendaknya tidak ditiru. Berburu bukan sekadar main bantai terhadap hewan buruannya,” tegas Heru.

Pihaknya, telah melakukan koordinasi internal menyusul peristiwa tersebut. Jika ada anggota Perbakin Solo yang ikut terlibat dalam aksi pembantaian delapan ekor rusa di Padang Sabana Kawasan Gunung Lawu akan ditindak secara tegas.

“Kami memiliki aturan sendiri bagi anggota yang mbalelo. Tentunya, tindakan tegas akan kami ambil jika ada anggota yang berbuat biadab seperti itu,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge