0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Massa Rusak dan Bakar Kantor Distrik Golo Papua

ilustrasi perusakan (merdeka.com)

Timlo.net — Sekelompok massa di Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua, membakar Kantor Distrik Golo, dan satu rumah warga, Jumat (9/6) pagi. Kantor permanen yang baru dibangun dua tahun lalu itu tidak bisa diselamatkan karena dibakar oleh massa.

“Kemudian satu rumah warga juga dibakar,” kata Sekretaris Daerah Lanny Jaya Christian Sohilait di Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya.

Aparat kepolisian belum mengetahui motif pembakaran kantor distrik yang jaraknya 25 kilometer di luar ibu kota Lanny Jaya tersebut. Belum disebutkan apakah ada korban jiwa atau tidak.

“Tetapi, sedang menyelidiki dan sudah ada 12 orang yang akan kita panggil besok untuk dimintai keterangan,” kata dia.

Selain membakar kantor dan rumah, warga juga memblokir akses jalan dari ibu kota kabupaten ke distrik tersebut dengan menebang pohon menghalangi jalan.

“Setelah menerima informasi pembakaran, saya langsung bersama kapolres tiba di TKP. Keterlambatan kami tiba di lokasi karena sekelompok masyarakat tebang kayu peleh jalan dan kasi putus jembatan,” katanya.

Sekda tidak mau menyebutkan kasus pembakaran itu berkaitan dengan pemilihan kepala daerah bupati Lanny Jaya yang sudah selesai dan dimenangkan oleh Befa Yigibalon bersama wakil. Namun, dia memastikan kondisi di sekitar lokasi sudah kondusif.

Sekda juga memastikan akses jalan penghubung Kabupaten Jayawijaya-Lanny Jaya berfungsi seperti biasa.

“Kalau ada isu pemutusan jembatan (Wamena-Lanny Jaya) itu tidak benar, sebab yang terjadi adalah pemutusan jembatan dari Tiom ke Distrik Golo. Tetapi kami sudah pasang kembali,” katanya.

Ia mengharapkan masyarakat beraktivitas seperti biasa sambil aparat kepolisian mendalami siapa yang berada di balik kejadian tersebut.

“Bupati sudah minta kapolres untuk mencari dan menangkap pelak dimanapun berada. Kita harus memberikan pelajaran, sebab sudah berulang-ulang mereka lakukan pengancaman, perusakan dan hari ini pembakaran,” katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal mengatakan, dari laporan yang diterima insiden pembakaran itu terjadi sekitar pukul 03.30 WIT. Namun tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Dia menambahkan, para pelaku juga melakukan perusakan terhadap jembatan yang menghubungi Distrik Golo serta melakukan pemalangan dengan melintangkan batang pohon sehingga menyulitkan bagi anggota untuk ke lokasi.

“Akibatnya tim yang dipimpin Kapores Lanny Jaya AKBP Tonny sempat mengalami kesulitan menuju lokasi karena anggota harus membersihkan jalan sekaligus mengevakuasi guru kontrak yang mengajar di sekolah yang ada di Golo,” kata Kamal.

Kamal mengatakan, polisi saat ini masih mendalami apakah informasi yang menyatakan kasus tersebut merupakan dampak dari keputusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) atau tidak. Selain itu juga mendalami semua informasi terkait kasus tersebut, sekaligus berharap agar masyarakat tidak main hakim sendiri bila ada masalah yang dihadapi.

“Tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan sehingga diharapkan masyarakat tidak main hakim sendiri,” tandasnya.

[gil]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge