0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polresta Solo Waspadai Peredaran Ganja Cair

Ganja kering yang diamankan polisi (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Ganja jenis cair yang saat ini beredar sangat diwaspadai Jajaran Satnarkoba Polresta Solo. Pasalnya, Narkoba yang terbuat dari fermentasi ganja dan etanol tersebut tidak terdeteksi jika saat digunakan.

“Tidak ada asap atau bau khas dalam Narkoba tersebut. Penggunaannya dengan dicampur menggunakan air, bisa juga kopi atau teh. Saat diminum dampaknya lebih dasyat dari ganja konvensional,” terang Kasat Narkoba, Kompol Ari Sumarwono, Kamis (27/4) siang.

Disinggung terkait peredaran ekstrak ganja tersebut di Kawasan Kota Solo, Kasat mengaku sejauh ini belum berhasil mengendus barang haram tersebut di Kota Bengawan. Namun, Jajaran Direktorat Polda Jawa Tengah telah berhasil menangkap salah seorang pengguna barang terlarang tersebut.

“Rekan di Polda Jawa Tengah, sudah ada yang berhasil menangkap pelakunya. Berarti, tidak menutup kemungkinan Solo juga menjadi sasaran. Tapi, sejauh ini belum terungkap,” jelasnya.

Terkait harga ganja cair, Kasat mengaku, untuk tiap mililiter dijual sekitar Rp 25 ribu. Harga tersebut lebih mahal dibandingkan dengan ganja kering yang mencapai Rp 10 ribu/ gram.

Pihaknya menghimbau, supaya masyarakat lebih waspada dengan peredaran barang berbahaya tersebut. Selain efek yang dihasilkan lebih dasyat, ganja cair juga sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh penggunanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge