0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

BAP Kasus Diksar Maut Mapala UII Dinyatakan Lengkap

Kasi Pidum Kejari Heru Prasetyo (kanan) menyerahkan surat pemberitahuan hasil penyidikan kasus Diksar maut Mapala UII ke Kasatreskrim Polres Karanganyar AKP Rohmat Ashari (dok.timlo.net/raymond)

Karanganyar — Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) kasus Diksar maut Mapala UII Yogyakarta dinyatakan lengkap atau P21. Kejaksaan Negeri (Kejari) Karanganyar siap menerima pelimpahan barang bukti berikut dua tersangka, Yudi dan Angga, dari Polres Karanganyar.

“Enam tim jaksa yang menangani kasus ini selalu berkoordinasi dengan penyidik. Total terdapat 71 hari sejak penyerahan BAP hingga berkas itu dinyatakan P21,” kata Kasi Pidum Kejari Karanganyar, Heru Praseto kepada wartawan, di ruangannya, Selasa (25/4).

Dia menyebut penelitian berkas kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan tiga peserta Diksar ke-37 TGC Mapala UII Yogyakarta itu cukup menyita energi. Jaksa dan penyidik harus memastikan tidak ada celah muncul saat persidangan, baik itu secara formal maupun material. Sehingga, seluruh bukti, keterangan saksi, dan alat pembuktian harus sinkron dengan penyebab kematian Muhammad Fadli, Syaits Asyam dan Ilham Nurfadmi Listia Adi.

Hal itu yang menyebabkan tim jaksa terpaksa mengembalikan berkas pemeriksaan ke penyidik supaya dilengkapi petunjuk penyebab kematian Muhammad Fadli. Dari tiga korban, hanya jenazah Fadli yang tidak menjalani autopsi maupun visum karena langsung dimakamkan. Keluarganya mengira korban meninggal dunia secara wajar.

“Kami meminta penyidik menggandeng ahli patologi anatomi dari RSUP Dr Sardjito (Yogyakarta). Mereka yang mampu menyatakan Muhammad Fadli meninggal dunia di TKP Tlogodringo,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge