0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

101.906 Siswa Dinyatakan Lolos SNMPTN 2017

Rektor UNS Ravik Karsidi (tyo eka)

Solo – Sebanyak 101.906 siswa dinyatakan lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2017, dan diumumkan secara serentak pada Rabu (26/4). Jumlah tersebut lulus seleksi pada 78 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) se Indonesia.

“Jumlah tersebut merupakan hasil seleksi yang dilakukan oleh Panitia Pusat dari  jumlah pendaftar sebanyak 517.166 siswa. Dari jumlah yang dinyatakan lulus di PTN tersebut termasuk 27.058 siswa  dari peserta Bidikmisi,” ungkap Ketua Panitia Pusat SNMPTN – SBMPTN 2017, Prof Dr Ravik Karsidi MS dalam keterangan persnya, Rabu (26/4).

Ada 10 besar jumlah pendaftar PTN, menurut Ravik, masing-masing Universitas Padjadjaran sebanyak 39.388 pendaftar, Universitas Brawijaya 33.950 pendaftar, Universitas Diponegoro 32.085 pendaftar, Universitas Sumatera Utara 31.940 pendaftar, Universitas Gadjah Mada 31.814 pendaftar, Universitas Sebelas Maret 29.473 pendaftar, Universitas Negeri Semarang 28.864 pendaftar, Universitas Pendidikan Indonesia 26.990 pendaftar, Universitas Hasanudin 25.031 pendaftar dan Universitas Negeri Yogjakarta 23.838 pendaftar.

Sementara itu, menurut Ravik yang juga Rektor Universitas Sebelas Maret ini, ada 10 besar siswa yang diterima per PTN pada jalur SNMPTN 2017 ini, masing-masing Universitas Halu Uleo sebanyak 3.174 siswa, Universitas Brawijaya 3.083 siswa, Universitas Diponegoro 2.484 siswa, Universitas Negeri Padang 2.390 siswa, Universitas Padjadjaran 2,369 siswa, Institut Teknologi Bandung 2.354 siswa, Universitas Jember 2.301 siswa, Universitas Negeri Malang 2.268 siswa dan Universitas Sumatera Utara 2.221 siswa dan Institut Pertanian Bogor 2.172 siswa.

Sedang 10 besar siswa yang diterima beasiswa Bidikmisi per PTN, yakni Universitas Halu Uleo sebanyak 1.477 siswa, Universitas Padang 1.246 siswa, Universitas Manado 906 siswa, Universitas Diponegoro 797 siswa, Universitas Negeri Semarang 757 siswa, Universitas Syah Kuala 737 siswa, Universitas Jambi 691 siswa, Institut Pertanian Bogor 676 siswa, Universitas Sebelas Maret 644 siswa dan Universitas Negeri Gorontalo 593 siswa.

Dasar pemeringkatan dan kelayakan, menurut Ravik, adalah data yang diisikan oleh sekolah ke PDSS yang meliputi: Data sekolah, termasuk akreditasi;  Data pribadi siswa;  Data nilai siswa sejak semester 1  sampai dengan 5 dibedakan per jurusan (IPA, IPS, dan Bahasa, dll).

“Pemeringkatan dilakukan berdasarkan perolehan nilai dengan prinsip semua siswa dalam satu sekolah memperoleh kurikulum dan beban pengajaran yang sama untuk satu jurusan,” jelasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge