0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Harga Bawang Putih di Pasar Tradisional Merangkak Naik

(tarmuji)

Wonogiri — Sejak dua pekan terakhir, harga bawang putih di sejumlah pasar tradisional mengalami lonjakan. Para pedagang mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab kenaikan harga bawang putih tersebut.

“Mungkin saja proses masuknya ke Indonesia ada kendala, kan bawang putih yang biasa kita jual ini barang impor,” beber pedagang bumbu di Pasar Wonogiri, Darsi, Rabu (26/4).

Selama ini, kata Darsi, bawang yang dijualnya terdapat dua jenis, yakni kating dan sin chung. Sebelum ada kenaikan, bawang putih kating dijual Rp 32.000 perkilogram, tapi saat ini sudah tembus Rp 60.000 perkilogram. Lalu untuk bawang putih sin chung sebelumnya dijualnya Rp 30.000 perkilogramnya, sekarang menjadi Rp 48.000 perkilogram.

“Kenaikannya tidak serta merta, tapi bertahap, awalnya naik Rp 2.000, kemudian hari berikutnya naik lagi Rp 4.000,” kata dia.

Dia juga menambahkan, bawang merah lokal saat ini juga ikut merangkak naik. Sebelumnya dia menjual harga bawang merah Rp 13.000 perkilogram kini menjadi Rp 17.000 perkilogram. Sedangkan bawang merah kualitas super semula dijual Rp19.000 kilogram kini menjadi Rp 21.000 perkilogram.

“Mau bagaimana lagi, wong harga kulakannya saja sudah naik, terpaksa saya juga harus mengikuti menaikkan harga jualnya,” tandas dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge