0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kasasi Ditolak, Pemkab Sukoharjo Pertimbangkan PK

Manager Tehnik PT Ampuh Sejahtera, Ajiyono saat masuk ke area pembangunan Pasar Ir Soekarno Sukoharjo (dok.timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo – Mahkamah Agung menolak kasasi yang diajukan tergugat kasus sengketa perdata antara PT. Ampuh Sejahtera selaku penggugat dengan Pemkab Sukoharjo sebagai tergugat. Pemerintah Kabupaten Sukoharjo masih mempertimbangkan melakukan upaya hukum terakhir melalui Peninjauan Kembali (PK).

“Surat putusan kasasi sudah turun Bulan Februari yang lalu, selain ditujukan ke Pengadilan Negeri, juga ditujukan kepada seluruh pihak yang berperkara, PT Ampuh dan Pemkab Sukoharjo. Kita masih menunggu apakah mereka menerima putusan ini atau masih ada negosiasi lagi,” kata HUmas Pengadilan Negeri (PN) Sukoharjo, Teddy Windiartono, Rabu (26/4).

Putusan kasasi kasus perdata Pasar Ir Soekarno dengan nomor 326k/pdt/2016 diputuskan pada 27 Juni 2016 dengan hasil putusan menolak kasasi yang diajukan tergugat. Artinya ketetapan hukum kembali pada hasil putusan Pengadilan Tinggi Semarang yang mengabulkan sebagian gugatan penggugat yakni PT Ampuh Sejahtera.

Sementara itu, Sekda Pemkab Sukoharjo saat dikonfirmasi menyatakan telah menerima surat salinan putusan MA pada akhir Februari lalu dan saat ini masih dalam pembahasan. Tim pengacara Negara masih mempelajari kemungkinan dilakukan upaya hukum Peninjauan Kembali sebagai langkah terakhir.

“Surat putusan kasasi dari MA tersebut sudah sah dan inkrah dan bisa dilaksanakan, namun Pemkab Sukoharjo masih berusaha maksimal dengan jalur hukum PK,” tandas Sekda Sukoharjo, Agus Santosa.

Kasus perdata gugatan PT Ampuh Sejahtera pada Pemkab Sukoharjo sudah dilayangkan sejak tahun 2014. Di tingkat PN Sukoharjo dimenangkan Pemkab Sukoharjo, kemudian PT Ampuh banding ke PT Semarang dan dimenangkan PT Ampuh. Pemkab Sukoharjo melakukan upaya banding ke Mahkamah Agung namun tidak dikabulkan oleh Majelis Hakim dan memutuskan menolak kasasi tergugat dan ketetapan hukum kembali ke Pengadilan Tinggi Semarang.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge