0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ada Superhero Masuk SMK, Ini Aksinya

Sukoharjo – Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Sukoharjo gencar melakukan sosialisasi pencegahan kekerasan anak dan wanita. kali ini penyuluhan terhadap ratusan siswa SMK dan SMA di Tawangsari dengan menggandeng tim dari P4GN Sukoharjo lengkap dengan kostum superhero.

“Kita dilibatkan dalam penyuluhan ini karena salah satu indikator terjadinya kekerasan terhadap anak dan perempuan adalah penggunaan narkoba di kalangan pelajar. Selain itu, bahaya pelecehan seksual juga menjadi salah satu indikator dan masa anak-anak harus ceria,” kata salah satu nara sumber dari P4GN, Agus Widanarko, Rabu (26/4).

Penyuluh dari P4GN sebanyak empat orang mengenakan kostum superhero seperti, Gatotkaca, Superman, Batman dan Wolverin. Selain menigisi penyuluhan dengan materi mengembalikan keceriaan anak sebagai penangkal bahaya kekerasan anak akibat dari kekerasan seksual dan penggunaan narkoba, mereka juga bernyanyi dan sedikit melakukan parodi.

Dengan penampilan yang tidak biasa ini menjadikan suasana penyuluhan menjadi lebih interaktif dan mudah dipahamai oleh para siswa SMK Tunas Bangsa, Kecamatan Tawangsari. Dengan memakai kostum superhero ini, juga sebagai pesan kepada remaja dan anak-anak agar mereka menonton action figure bukan tontonan dewasa yang menonjolkan kekerasan dan seksualitas.

“Untuk anak Indonesi yang di bawah 18 tahun masih disebut anak-anak agar selalu diwaspadai potensi terjadi tindakan pelecehan dan kekerasan. Selain itu juga untuk wanita agar terhindar dari women trafficking atau penjualan tenaga kerja wanita ilegal,” tandas Kabid Perlindungan Anak, Sunarto.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge