0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ganja yang Diedarkan di Solo Diduga dari Lapas Sragen

Wakapolresta Solo AKBP Andy Rifai memeriksa para pelaku kasus pengedaran ganja yang berhasil diciduk (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Polisi menduga, peredaran ganja kering yang berhasil diungkap Jajaran Satnarkoba Polresta Solo berasal dari Lapas Sragen. Ini diketahui, dari hasil penyidikan yang dilakukan terhadap pengedar ganja yang berhasil ditangkap.

“Pengakuan Dony, dia dapat dari Lapas (Sragen —Red),” kata Kasat Nakorba Polresta Solo, Kompol Ari Sumarwono mewakili Kapolresta AKBP Ribut Hariwibowo, Rabu (26/4) siang.

Pihaknya, akan bekerjasama dengan pihak terkait untuk mengungkap jaringan barang haram tersebut hingga ke akar-akarnya.

Seperti diketahui, Dony Abdul Aziz alias Dony warga Windan RT01/ RW09, Desa Makamhaji, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo berhasil ditangkap setelah polisi melakukan pengembangan kasus peredaran ganja di Kota Solo. Sebelum meringkus pelaku yang dikenal licin tersebut, polisi menggerebek sebuah rumah kos di Kawasan Kampung/ Kelurahan Sumber RT03/ RW13 Kecamatan Banjarsari pada Senin (24/4) lalu.

Dari penggerebekan tersebut, polisi berhasil menangkap dua pengguna ganja, yakni Tri Yoga Kris Nugrohi alias Yoga, warga Bibis Luhur RT05/ RW22, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari dan Hisky Yoland Adityanto alias Yoland, warga Kampung Praon RT08/ RW07, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo. Hingga akhirnya, polisi berhasil membekuk Dony yang merupakan pengedar “daun kenikmatan” ini di Kawasan Kampung Kusumodilagan RT01/ RW06 kelurahan Joyosuran, Kecamatan Pasar Kliwon.

Selain membekuk pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya ganja dengan total 1,2 ons, handphone, uang tunai Rp 475 ribu dan sebuah lakban.

Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 114 dan 112 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge