0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Simulasi Tanggap Bencana

Sirine Peringatan Banjir Bunyi, Warga Kampung Sewu Dievakuasi

Petugas BPBD Solo membantu mengevakuasi warga Kampung Putat saat sirine peringatan banjir berbunyi, Rabu (26/4) (dok.timlo.net/indira jayendra iswari )
Solo — Sirine peringatan dini banjir dari Sistem Peringatan Dini (Early Warning System atau EWS) di Kelurahan Sewu, Jebres, Solo, berbunyi, Rabu (26/4) pagi. Belasan warga Kampung Putat RT 03/ RW 02 pun segera dievakuasi  ke Kantor Kelurahan Sewu. Tak lupa, barang berharga turut diusung dibantu petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solo dan relawan-relawan. Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Solo juga turut siaga membantu warga yang sakit.

Gambaran tersebut merupakan simulasi tanggap bencana banjir untuk memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) 2017. Kegiatan tersebut digelar di Kampung Putat lantaran kampung tersebut sering terdampak luapan Sungai Bengawan Solo.

“HKBN 2017 ini serentak diadakan nasional, agar dapat meningkatkan keselamatan warga dalam menyikapi datangnya bencana. Kegiatan ini mengusung tema Membangun Kesadaran, Kewaspadaan dalam Menghadapi Bencana,” kata Kepala BPBD Solo Eko Prajudhy Noor Aly dalam sambutannya.

Sementara itu sebagai pembina apel adalah Asisten Adminstrasi Umum Sekretariat Daerah Solo Eny Tiyasni Suzana membacakan sambutan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, yang berhalangan hadir.

“Diharapkan HKBN 2017 menjadi titik awal dalam meningkatkan kepahaman dan kesadaran masyarakat dalam kesiapan bencana di sekitarnya. Semoga kita semakin tanggap dan siap memghadapi bencana yang akan terjadi,” tutur Eny.

Usai mengadakan apel pagi dan simulasi oleh relawan-relawan, siswa SMP, TNI, Polri, dan warga. Seluruh peserta menggelar kerja bakti.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge