0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dewan Adat Cabut Laporan Perusakan Pagar Pembatas Keraton

(dok.timlo.net/red)

Solo — Laporan dugaan tindak pidana perusakan pagar pembatas yang dilayangkan oleh KP Edy Wirabhumi ke Polresta Solo akhirnya dicabut, Selasa (25/4) siang. Sedianya, Lembaga Dewan Adat melaporkan Tim Panca Narendran (Tim Lima) terkait perusakan pagar pembatas di dalam Keraton Kasunan Surakarta Hadiningrat beberapa waktu lalu.

“Per hari ini, laporan dari KP Edy Wirabumi terkait dugaan perusakan pagar pembatas di dalam keraton Solo dicabut,” terang Pengacara Lembaga Hukum Keraton, Arif Sahudi kepada wartawan, Rabu (26/4).

Alasan pencabutan yang dilakukan, kata Arif, lantaran menghormati hasil mediasi terkait konflik internal Keraton Solo dengan Jenderal Purnawirawan Subagyo HS (Anggota Dewan Pertimbang Presiden/Wantimpres) dan seluruh putra PB XII di Diamond Solo pada 15 April 2017 lalu.

Dalam mediasi yang diadakan, kedua belah pihak sepakat untuk diselesaikan secara keluarga dan ditindaklanjuti dengan pencabutan lapiran yang telah dilakukan selama ini.

“Apalagi pemerintah telah mengeluarkan surat keputusan dalam pengelolaan Keraton Solo,” jelas Arif.

Surat keputusan yang dikeluarkan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) No 438/2933/2017 tentang penetapan status dan pengelolaan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Dalam surat tersebut, terdiri dari lima poin yang salah satunya berbunyi bahwa Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dipimpin oleh ISKS Paku Buwono XIII dan didampingi Maha Menteri Kanjeng Gusti Panembahan Agung Tedjowulan. Dalam melaksanakan pengelolaan Keraton Solo berkoordinasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng dan Pemkot Surakarta.

“Dari sini kan sudah jelas. Kita tunduk dan patuh terhadap keputusan pemerintah yang dalam hal ini telah dikeluarkan oleh Kemendagri,” ungkap Arif.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge