0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

DPR Usulkan Hak Angket, Ini Kata KPK

Miryam S Haryani (merdeka.com)

Timlo.net – Usulan hak angket DPR untuk membuka berita acara pemeriksaan (BAP) Miryam S Haryani terkait kasus e-KTP, dinilai bisa menghambat penanganan kasus tersebut. KPK punya alasan sendiri mengapa tidak membuka BAP Miryam.

“KPK tegaskan, kami enggak bisa memberikan karena ini terkait proses hukum, baik di penyidikan MSH (Miryam S Haryani) tersangka, e-KTP di persidangan, dan penyidikan satu lagi (Andi Agustinus alias Andi Narogong),” ujar Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Jumat (21/4).

Ia menambahkan bahwa dalam BAP tersebut, bisa jadi terdapat bukti-bukti yang seharusnya muncul dalam persidangan. Namun, jika dibuka sebelum persidangan, hal itu dapat menyebabkan bias dalam proses hukum serta menghambat penanganan kasus yang sedang ditangani.

“Jadi jika bukti-bukti yang ada, yang muncul dalam rangkaian proses persidangan ini dibuka, maka ada risiko buat bias proses hukum dan bukan tidak mungkin dapat menghambat penanganan kasus, baik untuk MSH atau e-KTP sendiri,” ungkap Febri.

“Kami hormati kewenangan pengawasan DPR, namun jangan sampai kewenangan tersebut masuk jauh dan rentan memengaruhi proses hukum yang sedang berjalan. KPK selalu menegaskan untuk sejumlah pihak tidak melakukan tindakan yang dapat menghambat proses penyidikan ini,” tambahnya.

[eko]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge