0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

WNI di Paris Dihimbau Jangan Dekati Lokasi Penembakan

(merdeka.com)

Timlo.net – Warga negara Indonesia yang ada di Paris dihimbau tidak mendekati lokasi penembakan polisi di Champs-lyses. Kementerian Luar Negeri menyebut, hingga saat ini tidak ada WNI jadi korban insiden penembakan di kota itu.

“Dinihari tadi terjadi penembakan kepada petugas kepolisian yang tengah berpatroli di Paris, hingga saat ini, laporan yang kami terima tidak ada WNI yang menjadi korban,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Arrmanatha Nasir, Jumat (21/4).

Pria akrab disapa Tata ini mengatakan, KBRI Paris telah bekerja sama dengan otoritas setempat, dan mengimbau WNI untuk tetap waspada.

“WNI diminta untuk tetap waspada dan mengikuti perintah otoritas setempat, karena belakangan ini sering terjadi insiden teror di Eropa, salah satunya Paris,” tutur Tata.

Pemerintah Indonesia juga mengecam tindakan teror yang terjadi di Negeri Menara Eiffel ini. Tata menuturkan simpati mendalam kepada keluarga korban yang ditinggalkan.

Serangan teror kembali terjadi di Paris. Seorang pria menembak mati petugas kepolisian yang sedang berpatroli. Ulahnya membuat situasi di ibu kota Prancis tersebut mencekam.

Penembakan itu berlangsung di lokasi paling ikonik di kota tersebut, yakni Champs-lyses. Aksi teror ini hanya berselang dua hari sebelum Pemilihan Presiden yang akan dilakukan pada Minggu (23/4) mendatang.

Usai menembak mati polisi, pelaku teror langsung menjadi buruan petugas. Petugas langsung menutup seluruh akses jalan raya, memberi garis pada restoran dan toko kelas atas, serta mengerahkan sebuah helikopter untuk memantau pergerakan tersangka.

Seorang polisi yang terluka juga tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit. Total yang tewas tiga orang, termasuk pelaku yang akhirnya berhasil ditembak mati petugas.

[tyo]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge