0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Pembobolan ATM Bank Jateng, OJK: Biar Ditangani Polisi

Ine Marliah (kedua dari kiri) saat melapor ke Polres Sragen (dok.timlonet/agung widodo)
Sragen — Raibnya uang nasabah Bank Jateng Cabang Sragen, Ine Marliah (45), ASN Dinas Sosial Sragen, lantaran ATM miliknya dibobol orang tak dikenal mendapat tanggapan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo. Pihak bank diharap bisa membuktikan, siapa oknum yang telah mengambil uang.
”Dari pihak bank dibuktikan, jangan-jangan saudaranya, keluarga atau siapa, sementara nasabah sudah merasa kehilangan uang,” kata Kepala OJK Solo, Laksono Dwionggo.
Laksono menyampaikan, dari pantauan yang dilakukan kasus ini sudah beberapa kali terjadi. Tidak hanya menimpa Bank Jateng, namun juga bank lainnya. Dana nasabah yang tersimpan diambil oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.
Menurutnya, perlu diskusi dengan kepala dingin antara korban dan pihak bank. Kedua belah pihak tidak bisa saling ngotot. Pihaknya juga mendengar kasus tersebut sudah diadukan ke polisi.
”Kalau sudah lapor polisi, ya biar polisi yang memiliki kewenangan, kita juga hanya mediasi. Kalau serahkan polisi kita tunggu saja, pihak bank pastinya juga sudah koordinasi dengan pihak IT kantor pusat,” paparnya.
Sementara itu Kasat Reskrim Polres Sragen AKP Supadi, kemarin, menyampaikan, aduan terkait masalah tersebut belum sampai ke Reskrim. Pihaknya juga belum mempelajari kasus secara mendalam.
”Yang jelas dari SPKT belum masuk, mungkin pertimbangan dari SPKT mengarahkan berdasarkan locus delicti, lokasinya setahu saya bukan di Sragen,” kata AKP Supadi mewakili Kapolres Sragen AKBP Cahyo Widiarso.


Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge