0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Rekonstruksi Perampokan Sadis Banaran Peragakan 32 Adegan

Rekonstruksi perampokan sadis di Banaran, Sukoharjo (dok.timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Penyidik Polres Sukoharjo melakukan rekontruksi ulang kasus perampokan yang mengakibatkan korban terbunuh di Desa Banaran, Kecamatan Grogol. Sebanyak 32 adegan diperagakan tiga tersangka mulai dari perencanaan dan titik temu di makam tidak jauh dar lokasi dan TKP rumah korban.

“Ada 32 adegan yang kita rekontruksi berdasarkan BAP ketiga tersangka, dan setelah dilakukan reka ulang semua seperti gambaran yang diperoleh penyidik dari keterangan ketiga tersangka. Namun ada satu adegan yang berbeda dari keterangan terangka waktu di BAP penyidik,” kata Kasat Reskrim Polres Sukoharjo, AKP Dwi Haryadi, Rabu (19/4).

Sebanyak 32 adegan reka ulang diperagakan ketiga tersangka, Sariyanto, Teguh Setiyono dan Bagas Tri Angga mulai dari di makam tidak jauh dari lokasi, di jalan dan di dalam rumah korban. Dari hasil reka ulang ini  diektahui kakak beradik Teguh dan Angga yang menjadi eksekutor dan mengancam korban dengan mengalungkan clurit, mengikat korban serta menyumpal mulut korban dengan kaos kaki.

Dari reka ulang ini menguatkan dugaan keterlibatan Sariyanto sebagai otak dari perampokan sadis yang mengakibatkan korban Sunarmi meninggal dunia. Pasalnya sebelum dilakukan rekontruksi, tersangka Sariyanto tidak megakui keterlibatannya meskipun oleh kedua tersangka lainnya disebut sebagai otak perampokan tersebut.

“Sebelumnya Sari (Sariyanto) ini tidak mengaku kalau dirinya terlibat dalam perampokan ini, namun setelah kita mendapat keterangan dari dua tersangka lain dan diperkuat dalam adegan reka ulang ini kita menjadi yakin,” tandasnya

Editor : Eddie Mutaqin

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge