0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Polisi Belum Terima Laporan Pergerakan Massa Tamasya Al Maidah

Apel Pengamanan Pilkada Jakarta (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Polda Metro Jaya hingga kini belum melihat juga menerima laporan akan adanya pergerakan massa aksi ‘Tamasya Al Maidah’. Aksi itu akan dilakukan di hari pencoblosan yakni dengan mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk mengawal juga memantau pemungutan suara.

“Selama ini kita belum ada laporan terkait itu ya,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, kepada merdeka.com, Rabu (19/4).

Argo mengingatkan agar masyarakat patuh dan taat terhadap maklumat yang telah dikeluarkan oleh Polri, Bawaslu juga KPU DKI Jakarta.

“Ya kemarin kan sudah jelas di maklumat itu ya,” tegasnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengeluarkan maklumat No Mak/04/XI/2016 terkait penyampaian pendapat di muka umum, terlebih di jalan protokol. Maklumat tersebut dikeluarkan berdasarkan instruksi Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

“Maklumat ini sejak saya tanda tangan tadi malam sudah disampaikan secara paralel, baik secara door to door atau disebarkan melalui udara agar semua masyarakat bisa menerima maklumat ini,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (22/11).

Dalam maklumat yang diterima merdeka.com, tertulis jika dalam penyampaian pendapat di muka umum dilarang melakukan kejahatan terhadap keamanan negara berupa makar terhadap Presiden dan atau Wakil Presiden RI, makar hendak memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan makar dengan menggulingkan Pemerintahan Indonesia.

Selain itu, dalam maklumat tersebut juga ditulis larangan penyampaian pendapat dengan melakukan provokasi yang bersifat anarkis maupun yang mengarah kepada SARA.

Sebelumnya, Ketua Panitia Tamasya Al Maidah, Ansufri ID Sambo menyatakan, pengerahan massa pada hari pencoblosan putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017, Rabu (19/4) untuk memastikan pasangan Ahok – Djarot tidak menang.

“Supaya Ahok tidak menang, siapa pun calonnya (lawannya),” kata Ansufri di di Masjid Al Azhar, Jakarta Selatan, Senin (17/4). [bal]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge