0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Andi Agustinus Kembali Diperiksa

Andi Narogong ditahan KPK (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Tersangka kasus korupsi pengadaan e-KTP, Andi Agustinus (AA) alias Andi Narogong, kembali menjalani pemeriksaan. Pemanggilan hari ini masih dalam rangka pendalaman penyelidikan atas kasus yang merugikan negara triliunan rupiah tersebut.

“Hari ini pemeriksaan masih dalam tahap pendalaman kasus e-KTP,” kata Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah di Jakarta Selatan, Senin (17/4).

Pada pemeriksaan sebelumnya, Andi sudah diperiksa terkait harta seperti dua unit mobil dan dokumen yang didapat dari hasil pengeledahan oleh penyidik KPK beberapa waktu lalu. Menurut Febri, pemeriksaan pada waktu itu dilakukan guna mendapatkan petunjuk akan peran Andi yang disebutkan dalam dakwaan milik Irman dan Sugiharto, cukup sentral dan aktif menangani proyek senilai Rp 5,9 triliun tersebut.

Seperti diketahui, pada persidangan keenam kasus korupsi proyek e-KTP, Senin (3/4) di Pengadilan Negeri Tipikor, Jakarta Selatan, Jaksa Penuntut Umum KPK menghadirkan Vidi Gunawan yang tidak lain merupakan adik kandung Andi Narogong. Disebutkan bahwa dia pernah diminta sang kakak untuk memberikan titipan uang kepada Sugiharto melalui perantara, Yosep Sumartono, sebanyak 4 kali.

Tak tanggung-tanggung, setiap penerimaan uang oleh Yosep dari Vidi berkisar antara USD 200.000 sampai USD 500.000. Uang tersebut diduga merupakan uang bancakan proyek e-KTP sebelum proyek tersebut terkuak karena menimbulkan kerugiaan negara dengan taksiran mencapai Rp 2.3 triliun.

Dari kasus ini, dua terdakwa Irman selaku mantan Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, dan Sugiharto mantan pejabat pembuat komitmen Kemendagri saat ini sedang menjalani proses persidangan. Sedangkan Andi Narogong dengan status tersangka masih menjalani proses penyidikan di KPK.

Atas perbuatannya, Andi disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undan-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP Jo Pasal 64 Ayat 1 KUHP.

[msh]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge