0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ribuan Penderita TB Belum Terungkap

Karanganyar — Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar mengerahkan 48 sukarelawan ketuk rumah yang bertugas mendampingi penderita TB (tuberkulosis). Para sukarelawan dari organisasi Aisiyah tersebut mendampingi penderita sampai benar-benar sembuh.

“Para sukarelawan mendapat pelatihan pada 2016 silam. Mereka menjadi orang yang getol memaksakan penderita rutin minum obat, memeriksakan perkembangan pasien dan mendeteksi penularan TB di lingkungan penderita,” kata Sekretaris DKK Karanganyar, Fathul Munir kepada Timlo.net, Minggu (16/4).

Hadirnya sukarelawan pendamping penderita TB supaya tingkat serangan penyakit itu tidak kian parah. Riset menunjukkan, mayoritas penderita TB menganggap penyakitnya itu biasa. Padahal TB menyumbang kematian cukup tinggi di Indonesia. Dikatakan Munir, masyarakat masih menganggap gejala batuk dapat pulih dengan sendirinya. Padahal patut dicurigai terserang TB apabila batuk berlangsung dua sampai tiga pekan tak kunjung reda.

“Pendertta yang sudah ditangani 300-an. Padahal diperkirakan 2.600 penderita TB di Karanganyar. Artinya, mayoritas belum terungkap,” jelasnya.

Pemerintah menjamin pengobatan pasien TB tanpa dipungut biaya. Seluruh puskesmas di Karanganyar juga sudah membuka layanan konsultasi terkait penyakit itu.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge