0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Amankan Proses Tingalan Jumenengan, Polisi Siagakan Hampir Seribu Personel

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes R Djarod Padakova menerangkan kehadiran ratusan personel Brimob berkaitan dengan permohonan pengamanan dari Pakubuwana XIII Hangabehi (dok.timlonet/ichsan rosyid)

Solo – Tingalan Jumenengan Dalem alias peringatan kenaikan tahta Pakubuwana XIII Hangabehi tinggal menghitung hari. Kepolisian Daerah Jawa Tengah menyiagakan hampir seribu personel untuk pengamanan lingkungan Keraton sampai penyelenggaraan acara sakral tersebut.

“Kita siapkan sekitar 975 personel kita siagakan untuk pengamana prosesi menuju Tingalan Jumenengan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Kombes R Djarod Padakova, Minggu (16/4).

Tidak semua petugas diterjunkan di lapangan. Dalam satu shift, ada sekitar 500 personel yang diterjunkan. Mereka disebar di berbagai titik di Kawasan Baluwarti, termasuk di dalam lingkungan Keraton Surakarta. Kendati demikian, personel tambahan siap dikerahkan sewaktu-waktu jika dibutuhkan.

“Kita sesuaikan dengan eskalasi di lapangan,” kata dia.

Dari pengamatan Timlo.net, ratusan petugas disebarkan di berbagai titik di kawasan Baluwarti sejak Sabtu (15/4) pagi. Di setiap gang dan akses masuk lingkungan Keraton dijaga sejumlah personel Brimob. Satu unit kendaraan perintis Barracuda dan water cannon disiagakan masing-masing di depan Pintu Magangan dan di depan Polsek Pasar Kliwon.

Namun sekitar pukul 00.30 WIB, agaknya sejumlah besar pasukan mulai ditarik dari lokasi. Empat unit bus penuh personel polisi tampak meninggalkan kawasan Keraton bersamaan dengan mobil yang dikendarai Kapolda Jawa Tengah, Irjen Condrokirono.

Pengamanan di sekitar Keraton sendiri saat ini mulai dikurangi. Meski demikian, di dalam Keraton, Sasana Narendra, dan Sasana Putra masih dijaga ketat.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge