0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jokowi Ralat Statemen, Keluhan Soal Investasi Arab Saudi Hanya Bercanda

Jokowi dan Raja Salman kehujanan di Istana Bogor (merdeka.com)

Timlo.net – Statemen Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengeluhkan kecilnya dana investasi yang diberikan Arab Saudi kepada Indonesia bila dibandingkan dengan China, hanya sebatas bercanda saja. Dalam keterangan sebelumnya, Jokowi mengungkapkan Indonesia hanya mendapat dana investasi sebesar Rp 89 triliun dari Raja Salman, sedangkan China mendapat kucuran dana sebesar Rp 870 triliun.

Jokowi berkilah, pernyataan kekecewaan itu disampaikannya dalam forum santai. Jadi, yang disampaikannya hanya guyonan dan tidak serius.

“Enggak, itu kan kita sampaikan dalam forum yang santai dan cair, guyonan,” kata Jokowi di Jakarta Barat, Sabtu (15/4).

Kendati begitu, Jokowi menyadari betul alasan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud memberikan dana investasi lebih besar ke China ketimbang ke Indonesia. Menurutnya, semua pihak hanya perlu mengintrospeksi diri kenapa Arab Saudi tidak mengucurkan dana investasi besar ke Indonesia.

“Tapi apa pun memang investasi di China lebih besar dan itu harus menjadi instrospeksi kita, koreksi kita, kenapa kita tidak bisa meraih jumlah yang lebih,” ujar dia.

“Ya mungkin karena hal yang banyak sekali, kemudahan berusaha di Indonesia yang masih rangkingnya 91, kemudian masalah kepastian hukum yang mungkin juga masih perlu diperbaiki, banyak hal,” kata Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini kembali menegaskan bila kecilnya dana investasi yang diberikan Raja Salman adalah sebagai kritik kepada pemerintah Indonesia untuk memperbaiki semua hal yang masih kurang.

“Ini saya kira kritik dan instrospeksi untuk diri kita sendiri. Kalau misalnya kita sudah siap, investasi kita gede gede, kalau ada keyakinan pasti akan lebih di tempat kita.”

[idr]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge