0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Disergap Polisi, Baku Tembak, Begal Tewas

Ilustrasi begal motor (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Terlibat baku tembak dengan polisi, buronan begal dan beberapa kasus lain bernama Gustrialdo alias Aldo (25), tewas kehabisan darah setelah peluru bersarang di pinggang. Dalam catatan kepolisian, pelaku telah beraksi lebih dari 20 kali sejak 2014.

Anggota Jatanras Polda Sumsel menyergap rumah pelaku di Jalan Lettu Karim Kadir, Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus, Palembang, Kamis (13/4) sore. Sial, pelaku keburu kabur saat ditangkap.

Tak ingin buruan lepas, polisi melepas tiga kali tembakan peringatan. Namun pelaku tetap berlari. Pelaku juga melepaskan beberapa kali tembakan ke arah petugas tapi meleset.

Saat saling tembak itu, sebutir peluru mengenai pinggang pelaku. Dalam kondisi terluka, pelaku tetap saja melarikan diri ke semak-semak hingga polisi kesulitan mencari jejaknya.

Setelah ditelusuri, pelaku ditemukan tewas tergeletak di bawah rumah warga berbentuk panggung. Jaraknya sekitar 200 meter dari lokasi baku tembak.

Tak terima pelaku tewas, sejumlah keluarga sempat menyerang petugas saat jenazahnya akan dibawa ke rumah sakit. Keluarga melempar mobil dan motor pelaku dengan batu. Namun, situasi kembali kondusif setelah polisi lain datang lokasi.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel, Kombes Pol Prasetijo Utomo mengatakan, pelaku telah melakukan kejahatan lebih dari 20 kali selama tiga tahun terakhir. Mulai dari begal, pencurian sepeda motor, merampok minimarket, dan penjambretan.

“Lokasi kejahatan pelaku mayoritas di Gandus dan Banyuasin, sudah sering beraksi. Dan dia tewas dalam adu tembak, kabur dan kehabisan darah,” ungkap Prasetijo, Jumat (14/4).

Menurut dia, dalam melakukan aksinya, pelaku tidak sendirian. Hanya saja, beberapa komplotannya telah ditangkap lebih dulu dan ada juga yang telah divonis.

“Pelaku telah beberapa kali mau ditangkap, tetapi selalu kabur. Kita kembali datangi rumahnya setelah diketahui keberadaannya,” ujarnya.

Dalam penangkapan itu, polisi menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya, sepucuk pistol rakitan, sebutir peluru aktif, dan tiga butir selongsong sisa tembakan ke arah petugas, dan tiga buah kunci leter T.

“Kami tegas terhadap pelaku kejahatan, jika melawan atau kabur, kami tak segan-segan membawanya ke kamar mayat,” tandasnya.

[did]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge