0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tol Solo-Kertosono Dioperasikan Darurat untuk Lebaran 2017

(indira)

Solo — Jalan tol Solo-Ngawi akan dioperasikan secara darurat sepekan menjelang Lebaran 2017. Namun, dari total 90 km yang dibangun, baru 65 km yang dapat dioperasikan dari Ngasem-Walikukun.

“Kita buka, tapi sifatnya darurat. Mulai H-7 lebaran, itupun hanya satu arah mulai jam 06.00-18.00 WIB,” kata Direktur PT Solo Ngawi Jaya (SNJ), David Wijayatno usai diskusi publik bertema Implikasi Yuridis dan Ekonomis¬† Pembangunan Tol Solo-Kertosono, Kamis (13/4).

Dijelaskan lebih lanjut, rencananya, jalan tol tersebut dioperasikan hingga H+7 Lebaran. Sepekan menjelang lebaran dibuka untuk ke arah timur. Sedangkan untuk menampung arus balik akan dibuka untuk ke arah barat.

“Pemudik dari Semarang dan Yogyakarta kita arahkan masuk dari pintu tol di Ngasem. Agar pintu masuk tol Klodran tidak terlalu macet. Nanti bisa keluar di Kebak Kramat, Sragen, atau Walikukun,” beber David.

Kendati akan dibuka secara darurat, pihaknya menghimbau agar masyarakat tidak melebihi batas kecepatan 60 km/jam. Pasalnya, terdapat banyak perlintasan dengan jalan desa. Hal tersebut disebabkan belum selesainya pembanguan overpass.

“Ada juga titik yang belum dibeton karena pembebasan lahan belum kelar. Jadi nanti harus turun sedikit lewat jalan darurat. Paling hanya 100 meter, untuk keamanan PT SNJ akan menyiagakan petugas di titik-titik tersebut untuk mencegah terjadinya kecelakaan,” imbuh dia.

Nantinya, masyarakat tidak perlu membayar biaya penggunaan fasilitas jalan tol selama lebaran. Beberapa fasilitas pun disediakan. Seperti ambulan, mobil derek, dan rest area darurat di Masaran.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge