0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Jalan Desa Rusak Setahun, Warga Mengeluh

Jalan alternatif Giriwoyo- Giritontro yang melintasi Desa Sendangagung rusak parah (dok.timlo.net/tarmuji)
Wonogiri — Semenjak jalur lintas selatan (JLS) Wonogiri dikerjakan, sejumlah jalan desa di Kecamatan Giriwoyo rusak parah. Jalan yang berupa cor beton dan aspal kini hanya tinggal batu makadam saja. Seperti jalan alternatif Giriwoyo – Giritontro yang melintas di beberapa desa dan dusun sepanjang tiga kilometer itu dipenuhi lubang, bahkan di saat hujan seperti kubangan.
“Jalan Desa Sendangagung ini rusak parah, hampir setahun. Kebanyakan yang lewat jalan ini menghindari JLS ,” kata Agung, warga Sendangagung, Giriwoyo, Kamis (13/4).
Disebutkan, jalan alternatif itu melintasi  tujuh dusun, yakni Tangkluk, Karangasem, Balepanjang, Telon, Pendem Etan, Danan, dan Serenan. Dia juga menyebut, jalan itu awalnya berupa cor beton kemudian berganti aspal. Namun karena intensitas kendaraan menjadikan jalan tersebut seperti kubangan.
“Tak hanya sepeda motor saja yang melintasi jalan ini, mobil pribadi, truk dan bahkan bus mini juga pilih jalan alternatif tersebut. Kita juga tidak bisa melarang kendaraan-kendaraan itu melintasi jalan ini,” katanya.
Camat Giriwoyo Sariman mengatakan, warga dusun berada di posisi dilema. Pada satu sisi warga tak bisa melarang kendaraan melintas di jalan tersebut. Pada sisi lain jalan dusun menjadi rusak parah.
“Nantinya untuk perbaikan jalan itu sudah kami usulkan dalam Musrenbang. Yang terang di 2018 jalan itu menjadi prioritas Pemkab,” tandasnya.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge