0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Korban Penyerangan Mapolres Banyumas Jalani Operasi

Korban penyerangan di Mapolres Banyumas dirawat (merdeka.com)

Timlo.net – Korban penyerangan di Mapolres Banyumas masih menjalani perawatan intensif di RS Geriatri, Rabu (12/4). Korban terdiri dari dua polisi yang saat kejadian sedang bertugas. Keduanya mendapatkan perawatan intensif dari spesialis ortopedi konsultan sendi akibat luka sayatan dan pendarahan di dalam sendi.

Direktur RSUD Margono Soekarjo Purwokerto, dr Haryadi Ibnu Junaedi mengatakan, kedua korban yakni Bripka Karsono dan Aiptu Ata Suparta dirujuk ke RS Geriatri dari Rumah Sakit Tentara Wijayakusuma pada Selasa (11/4).

“Kami sudah lakukan pemeriksaan foto rontgen dan scan. Aiptu Ata tengah dioperasi, nantinya dilanjutkan dengan operasi pada Bripka Karsono,” kata Haryadi, Rabu (12/4).

Bripka Karsono mengalami luka sayatan sampai menyentuh tulang. Saat ini sedang dieksplorasi apakah tulang yang patah juga berdampak pada otot sampai saraf.

“Kondisi fisik baik. Tinggal masuk operasi saja untuk tindakan medis,” terang Haryadi.

Sementara Aiptu Ata Suparta tengah menjani operasi. Dia mengalami pendarahan di dalam sendi.

Aiptu Ata Suparta adalah korban pertama penyerangan polres Banyumas yang ditabrak Ibnu Dar dengan sepeda motor. Akibat tabrakan itu, Suparta sempat pingsan di tempat dan mengalami benturan kepala ke aspal.

“Aiptu Suparta, untuk penyembuhan setidaknya membutuhkan waktu dua bulan istirahat,” ujarnya.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge