0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tim Lima: PB XIII Punya Hak Absolut

Sinuhun Pakubuwono XIII dikirab (dok.timlo.net/red)

Solo — Menanggapi masuknya laporan yang dilayangkan Dewan Adat ke Polresta Solo terkait dugaan pencurian dan perusakan benda cagar budaya Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat oleh Pakubuwana (PB) XIII, Staf Bidang Eksternal Satgas Panca Narendra (Tim Lima), KP Bambang Pradotonagoro menyatakan, hal tersebut akan dijawab dengan pembuktian.

“Kalau mau melaporkan yo ra popo. Kalau polisi mau nangkap sementara dia (PB XIII) yang punya hak dan kewenangan untuk mengambil pusaka terus piye? Silakan dilaporkan, karena kita punya aturan, aturan kita hukum positif selain hukum adat,” tutur KP Bambang Pradotonagoro di sela-sela Wilujengan Nagari di Sasana Purnama, Badran, Solo, Rabu (12/4).

Sementara itu, ketika dimintai keterangan lebih lanjut terkait pencurian benda cagar budaya atau pusaka Keraton Solo, KP Bambang Pradotonagoro enggan memberikan komentar.

“Kami hanya abdi dalem yang naik ke Sentana, tapi kami tidak punya kewenangan apa-apa. Kami mau memberikan penjelasan tidak bisa. Nanti kita buktikan saja, saya tidak bisa menjelaskan. Karena yang punya hak absolut itu Sinuhun (PB XIII),”  Pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Tim Dewan Adat melalui Eddy Wirabhumi mengadukan PB XIII ke Polresta Solo terkait dugaan pencurian dan perusakan benda cagar budaya Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Sebelumnya, Tim Panca Narendra yang diwakili Begug Purnomosidi dan Benowo melaporkan lima orang dari Tim Dewan Adat, mereka diantaranya Eddi Wirabhumi, Moertiyah Wandansari atau Gusti Moeng, Timoer Rumbai, Aditya Soerya Herbanu dan Gusti Puger. Laporan milik Begug dimasukkan ke Mapolresta Solo dan telah ditindaklanjuti dengan mengklarifikasi dua orang diantaranya Gusti Puger dan Eddi Wirabhumi. Sementara, laporan Benowo dilaporkan ke Polda Jawa Tengah.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge