0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Jembatan Timbang Mau Diaktifkan, Pengawasan Truk Diperketat

(merdeka.com)

Timlo.net – Kendaraan bermuatan yang melintas jembatan timbang akan diperketat. Aturan tersebut seiring dengan rencana pengaktifan kembali jembatan timbang di beberapa wilayah.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan, banyak kendaraan berupa truk yang kelebihan muatan tetap memaksakan melewati jembatan timbang. Padahal, berat muatan tidak selalu sama dengan kapasitas jembatan.

“Mau kita aktifkan karena ada peralihan dari Pemda ke kita. Kita akan kerjasama dengan PUPR dan Polri untuk mengelola jembatan timbang. Minggu depan akan ada MoU,” ujar Menteri Budi di Jakarta, Selasa (12/4).

“Banyak truk kelebihan muatan tetap mau lewat. Ini mau kita tertibkan. Kalau tidak ditertibkan nanti jalan rusak terus, perbaikan terus, anggaran habis untuk itu,” lanjutnya.

Kendaraan yang dinyatakan kelebihan muatan nantinya akan dikenai sanksi berupa penurunan muatan di tempat atau mencari alternatif berupa penambahan kendaraan pengangkut.

“Langsung diturunkan, nanti kita ada siapkan gudang-gudang. Kalau tidak ada gudang, ya sudah putar balik saja, tambah truk yang mau ngangkut,” ungkap Menteri Budi.

Menteri Budi mengatakan untuk kendaraan yang memang harus membawa muatan dalam jumlah besar, nantinya akan diarahkan melalui angkutan laut yaitu kapal Ro-Ro. “Solusinya biar tidak kena sanksi, kita akan sediakan kapal Ro-Ro. Jadi bisa lewat situ, lebih dekat juga kan dengan titik poin bongkar muat,” ungkapnya.

[bim]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge