0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Genjot Pembiayaan, Bank Penyalur KUR Ubah Strategi

Bank penyalur KUR (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo — Sejumlah perbankan di Solo siapkan strategi baru untuk menggenjot penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) pada 2017. Hal itu dilakukan sebagai upaya memenuhi keinginan dari pemerintah yang ingin memfokuskan pembiayaan KUR kepada sektor industri pengolahan dan bukan perdagangan.

“Strategi yang kita lakukan untuk menggenjot penyaluran KUR di sektor industri adalah kerjasama dengan asosiasi dan UKM mitra binaan. Bahkan saat ini kita juga sudah mulai masuk kepada sektor industri pengolahan garmen dan makanan,” ujar Pimpinan Cabang BNI Sudirman, Iwan Affandi kepada wartawan, Rabu (12/4).

Dengan adanya strategi itu, ia optimis dapat memenuhi keinginan dari pemerintah yang ingin fokus untuk memberikan pembiayaan kepada sektor industri. Iwan juga menyampaikan, sampai dengan akhir Maret lalu, realisasi penyaluran KUR yang sudah dapat dilakukan mencapai Rp 23,184 miliar untuk wilayah Solo dan Sragen.

“Target penyaluran KUR kita tahun ini untuk wilayah Solo dan Sragen sebesar Rp 130 miliar,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Slamet Riyadi, Susanto secara terpisah menyampaikan, adanya kebijakan baru dari pemerintah yang ingin memfokuskan pembiayaan KUR kepada sektor industri cukup banyak berpangaruh terhadap strategi pemasaran yang selama ini diterapkan. Hal itu mengingat kota Solo banyak didominasi oleh pelaku usaha perdagangan dan jasa, jika dibanding sektor industri pengolahan.

“Ya tentu ada perubahan strategi pemasaran. Menyiasati hal itu, langkah yang kita lakukan adalah menjalin kerjasama dengan pemerintah terkait dan asosiasi. Pasalnya mereka selama ini cukup banyak memiliki pelaku usaha mitra binaan,” terangnya.

Jika komposisi sebelumnya alokasi pembiayaan KUR 60 persen untuk perdagangan dan 40persen untuk sektor industri. Pada tahun ini, ia akan membaliknya dengan memperbesar penyaluran pembiayaan kepada sektor industri.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge