0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Culik Bayi dan Minta Tebusan, Nariani Masuk Bui

Ilustrasi Penculikan (merdeka.com)

Timlo.net — Ni Ketut Nariani (38), telah diringkus polisi atas kasus penculik bayi berusia 8 bulan atas nama Clarabel Edrea Putri. Pelaku ditangkap anggota Dit Reskrimum Polda Bali di rumah sepupunya di Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (11/4).

Penangkapan tersangka berdasarkan laporan korban dengan nomor laporan polisi; No.LP/40/I/2017/Bali/SPKT, tanggal 26 Januari 2017. Kabid Humas Polda Bali, Hengky Wijaya, menjelaskan pada tanggal 31 Juli 2016, pelapor melahirkan di RSUP Sanglah. Lantaran tidak bisa membayar biaya rumah sakit sebesar Rp 11 Juta, pelapor dibantu tersangka kebetulan tetangga indekosnya.

Setelah pulang ke indekos, pelapor disuruh tersangka menidurkan bayinya di kamar tersangka. Dia berdalih agar bayi tersebut tidak kedinginan dan setiap 2 jam bisa menyusui.

Menariknya, satu pekan kemudian datang adik pelapor dari Jawa dengan. Bertujuan untuk menjemput pelapor dan bayinya guna di bawa ke Jawa. Namun, itu tidak diberikan tersangka.

“Tetapi saat itu korban diminta untuk menebus Rp 1 Miliar. Namun, akhirnya terjadi tawar menawar dan disepakati Rp 25 Juta,” ungkapnya.

Lantaran pelapor tidak punya uang dan disuruh pindah pemilik indekos guna menghindari keributan, pelapor hanya bisa menghubungi tersangka via telepon. Ini untuk menanyakan bayinya sambil mengusahakan uang.

Ketika pelapor mendatangi tempat indekos, ternyata tersangka dan bayinya sudah tidak ada. Mereka lari ke Sulawesi Selatan.

“Sekarang bayi dan tersangkanya sedang dalam perjalanan ke Makassar, dan besok akan dibawa ke Bali,” terangnya.

Akibat kejadian ini, pelaku terancam dijerat pasal penculikan anak dan atau mencabut anak dari kuasa yang sah sesuai pasal 328 KUHP dan atau 330.

[ang]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge