0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kadishub: Sopir Feeder Harus Patuhi Aturan

(dok.timlo.net/indira)

Solo — Seiring dengan mulainya operasional angkutan pengumpan Batik Solo Trans (BST) atau feeder dengan wajah dan rute baru. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo, Hari Prihatno meminta pengemudi feeder mematuhi Standart Operational Procedure (SOP) yang ada. Pasalnya memasuki hari keempat sejak diresmikan 6 April lalu, masih terdapat keluhan dari masyarakat.

“Kami masih menerima keluhan dari penumpang. Ada sopir yang nekat masih merokok saat narik dan pintu feeder yang susah dibuka-tutup,” tuturnya, Senin (10/4).

Meski memakluki sifat lama pengemudi yang merokok saat mengemudikan feeder. Pihaknya berharap seluruh personel feeder menerapkan peraturan baru yang telah disepakati.

“Semua sudah ada di SOP, memang terlalu dini untuk evaluasi. Sementara ini kalau ada yang melanggar, kita beri teguran. Tapi petugas UPTD Transportasi Dishub Solo tetap melakukan pantauan di lapangan, untuk nantinya dievaluasi lagi,” tandas Hari.

Seperti diketahui, aturan yang digalakkan seperti sopir dilarang merokok saat mengoperasikan feeder, memakai seragam, celana panjang serta sepatu. Selain itu, feeder dilarang ngetem di sembarang tempat, feeder dikemudikan dengan kecepatan 30 km/jam.

“Pemerintah kan wajib menyediakan transportasi aman dan nyaman. Ini berlaku untuk semua feeder, baik armada baru maupun kuning. Kami harap semua bisa menyesuaikan sambil nunggu 30 armada tambahan,” tegas dia.

Disinggung terkait 30 armada pengumpan BST yang baru, Hari menjelaskan. Saat ini sedang proses pengadaan. Direncanakan tahun 2017 ini armada tambahan sudah bisa menggantikan angkutan kuning (armada lama —Red) lainnya secara bertahap.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge