0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Indonesia Jadi Tuan Rumah Pertemuan IMF

(merdeka.com)

Timlo.net – Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan bersama dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Gubernur BI Agus Martowardojo menggelar rapat, Senn (10/4). Hal ini berkaitan dengan kesiapan jelang pertemuan International Monetary Fund (IMF) dan World Bank, tepatnya di Nusa Dua Bali pada tanggal 12-14 Oktober 2018 mendatang.

Gubernur BI, Agus Martowardojo mengatakan, rapat ini untuk persiapan IMF di mana nantinya persiapan ini akan tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres).

“Nanti akan keluar Keppres yang mengatur tentang bagaimana kegiatan voyage to Indonesia akan diselenggarakan, baik penyelenggaraan tahunan pertemuan IMF-World Bank, maupun kegiatan yang selaras bersamaan, sebelum dan sesudah itu,” kata Agus di kementerian Kemaritiman, Senin (10/4).

Pertemuan ini membahas mengenai kepanitiaan, program sampai anggaran dan akan dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo. Jika semua tidak ada masalah, Keppres tersebut akan di tandatangani Presiden.

“Jadi semua persiapannya dilakukan, sehingga tadi sudah siap untuk melaporkan kepada presiden besok tentang semua organisasinya, program kerjanya, kesiapan daripada logo, anggaran, itu semua sudah kita rapatkan dan besok akan kita laporkan ke Presiden,” ujarnya.

Menkeu Sri Mulyani mengatakan, rapat tersebut juga membahas persiapan logistik dan infrastruktur. Menurutnya ini harus dipersiapkan sebaik mungkin karena ini menjadi wadah untuk Indonesia mempresentasikan keunggulan Indonesia.

“Karena kita ingin saat annual meeting ini dijadikan tempat kita untuk mempresentasikan Indonesia, tidak hanya dari sisi perekonomian tetapi juga dari berbagai hal. Kalau dari pariwisata sudah pasti, tapi juga bagaimana kita bisa mempresentasikan berbagai pembangunan di Indonesia. Juga sebagai leaders di Asia.”

Terkait anggaran, Ani sapaan akrab Sri Mulyani mengatakan, sedang disusun melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2017. Anggaran dibutuhkan karena kegiatan ini tak hanya mencakup acara namun juga meliputi infrastruktur di Bali.

“Kita akan teruskan APBN-P, sedang kita susun. Kalau keseluruhan anggaran kan nanti dilihat ada yang untuk organizer,infrastruktur, ada yang untuk berbagai event yang mau digelar oleh K/L Nanti kita lihat. Kita nanti liat berbagai usulan anggaran dari infrastruktur yang sifatnya tahun ini tahun depan supaya juga bisa konsisten.”

[idr]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge