0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Presiden Klarifikasi Pernyataan Soal Memisahkan Agama Dengan Politik

Presiden Jokowi di Ponpes Singo Ludiro (foto: Putra Kurniawan)

Sukoharjo – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklarifikasi pernyataan yang dilontarkan sbelumnya terkait memisahkan politik dengan agama. Pernyataan ini disampaikan dalam konteks jangan sampai agama dieksploitasi untuk kepentingan politik. Namun agama diletakkan sebagai pondasi dalam berpolitik.

“Pernyataan saya sebelumnya itu dimaksudkan dalam konteks yang berbeda, jadi memisahkan agama dari politik itu maksudnya jangan sampai agama digunakan sebagai alat untuk kepentingan politik,” kata Presiden Joko Widodo, Sabtu (8/4).

Mantan Walikota Solo ini menambahkan, agama sangat penting untuk landaasan dan dasar dalam sikap berpolitik. Dicontohkan, dengan dilandasi nilai-nilai agama sebelum memutuskan sebuah kebijakan atau sikap politik akan menghasilkan sebuah keputusan yang tepat dan bermanfaat bagi negara dan bangsa.

Semantara itu, Ustadz Agung Syuhada sependapat dengan pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyampaikan memisahkan agama dengan politik. Pengasuh Ponpes Singo Ludiro ini menilai banyak yang menggunakan agama sebagai alat untuk berpolitik dan bukan meletakkan agama sebagai landasan berpolitik.

“Sekarang ini saya menilai ada partai yang penampilannya agamis namun sikap berpolitiknya tidak mencerminkan nilai-nilai agama, jadi saya sepakat dengan pernyataan Bapak jokowi,” tandas Ustadz Agung Syuhada.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge