0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tanah Longsor Terjang Dua Kecamatan

TNI,Polri dan warga saat evakuasi paska bencana alam tanah longsor di Kecamatan Kismantoro. (foto: Tarmuji)

Wonogiri – Curah hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan bencana alam tanah longsor di dua kecamatan di Wonogiri, Kamis (6/4). Di Kecamatan Kismantoro satu rumah warga jebol setelah diterjang luncuran longsoran, sedang di Kecamatan Eromoko, akibat debit air yang tinggi menyebabkan talud jalan antar desa ambrol.

” Sekitar pukul 16.00 hujan lebat menyebabkan tanah tebing setinggi 20 meter yang berada di belakang rumah runtuh, dan sebuah dapuran bambu roboh bercampur material tanah menerjang rumah milik Panirah (70) warga Dusun Gandring RT2/RW5, Desa Pucung, Kecamatan Kismantoro ,” kata Komandan Kodim 0728/ Wonogiri Letkol Inf Basuki Sepriyadi melalui Komandan Koramil 20/Kismantoro Kapten Inf Dwi Supriyanto, Jumat (7/4).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Sementara kerugian materi ditaksir mencapai Rp 20 juta.

“Untuk sementara waktu pemilik rumah mengungsi ditempat kerabatnya,” kata dia.

Hampir bersamaan waktu di Desa Parangjoho Kecamatan Eromoko, talud jalan penghubung antar desa ambrol. Talud yang berada tak jauh dari jembatan sepanjang 10 meter tersebut ambrol lantaran tergerus debit air Sungai Parangjoho yang meningkat. Akibatnya, jalur alternatif antar Desa Parangjoho-Kebonagung terputus.

“Karena membahayakan pengguna jalan, terpaksa akses jalan antar desa itu pun di tutup oleh warga,” kata warga setempat.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge