0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Ruhut Sitompul Sebut Fadli Zon sebagai Kopral, Mengapa?

Ruhut Sitompul (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Politikus Demokrat, Ruhut Sitompul merespon ucapan Fadli Zon yang menyebut dirinya tengah menjilat Presiden Joko Widodo. Ruhut tak mau memperuncing masalah karena menganggap dirinya lebih tinggi dari wakil ketua DPR itu.

Hubungan keduanya memanas setelah anak Fadli, Shafa Sabila tak terima dengan ucapan Ruhut. Dia kesal dibandingkan dengan anak Jokowi soal gaya hidup di luar negeri.

Ruhut menjelaskan bahwa dirinya sempat menjadi pembicara soal korupsi terbesar di DPR. Dia menyinggung soal Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) yang masih tebang pilih.

Lalu dia mencontohkan soal Fahri Hamzah dan Fadli Zon yang dilaporkan karena meminta fasilitas untuk anaknya di Amerika. Hingga detik ini laporan itu menguap begitu saja.

Dari situ, lanjut Ruhut, banyak netizen yang merespons lalu membandingkan anak Fadli dan Jokowi. “Jadi itu netizen. Saya mengikuti saja tidak bereaksi,” kata Ruhut kepada merdeka.com, Jumat (7/4).

Apakah Ruhut akan meluruskan hal itu ke Fadli Zon?

“Enggak level jenderal lapor kopral. Kopral Fadli Zon, siapa dia? Gue dua periode di DPR, dia baru satu. Di Padang gagal pindah ke Jawa Barat. Kayak kacang lupa kulit,” ujar Ruhut.

Menurut Ruhut, jawaban Fadli Zon tidak sesuai konteks. “Kita cerita soal di Amerika Serikat, kenapa jadi dialihkan ke London,” kata mantan anggota DPR itu.

Sebelumnya, Fadli menyebut Ruhut tengah mencari ‘muka’ kepada Presiden Joko Widodo agar mendapat posisi politik. Ruhut dianggap selalu mencari posisi baru di partai tertentu atau pemerintahan.

“Ini mungkin dia lagi menjilat kali ke Pak Jokowi nyari cantelan baru. Kemarin kan cantolannya gonta ganti terus. Lihat saja riwayat-riwayatnya, Bang Akbar, pindah lagi, jadi nyari cantolan baru lah. Ya namanya usaha,” sindir Fadli di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/4).

Dia menyebut Shafa adalah anak yang mandiri dan sangat sederhana. Saat bersekolah di London, kata Fadli, anaknya itu lebih memilih menggunakan kendaraan umum.

“Anak saya itu orangnya sangat independen, dia sekolah di London, pakai kendaraan umum, dia enggak punya mobil, dia sangat sederhana,” pungkasnya.

Seperti diketahui, tahun 2016 lalu, beredar salinan faksimili surat permintaan fasilitas untuk putri Wakil Ketua DPR Fadli Zon ke KBRI Washington DC melalui KJRI New York. Dalam surat dengan kop Setjen DPR dan bernomor 27/KSAP/DPR RI/VI/ 2016 itu dikirimkan tanggal 10 Juni 2016 untuk putri Fadli Zon yang bernama Shafa Sabila Fadli.

Dalam surat tersebut juga mencantumkan permintaan untuk putri Fadli Zon yaitu untuk dijemput dan didampingi selama berada di New York. [did]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge