0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Walikota Batal Gelar Rapat Bahas Ojek

Belasan tukang ojek berkumpul di pelataran balaikota solo, Kamis (6/4). Mereka menunggu rapat dengan walikota di ruang rapat sekda, namun rapat dibatalkan lantaran walikota harus menghdiri pertemuan di keraton bersama wantimpres (ichsan rosyid)

Solo –  Pertemuan dengan Walikota Solo di ruang rapat Sekretaris Daerah mendadak batal. Sedianya, pertemuan tersebut akan menjadi ajang pembahasan antara Pemerintah Kota Solo, tukang ojek pangkalan, dan ojek online di Solo terkait Peraturan Menteri Perhubungan No 32 Tahun 2016.

“Mendadak ada kabar kalau pertemuan hari ini dibatalkan,” kata Ketua Paguyuban Ojek Rukun Agawe Santosa Sing (RASS), Sukardi, Kamis (6/4).

Rencanany, dalam pertemuan tersebut Walikota akan membahas nasib ojek termasuk ojek berbasis aplikasi pasca Permenhub No 32 Tahun 2016 disahkan 1 April lalu. Dalam regulasi terebut, regulasi tentang ojek diserahkan ke daerah dengan memperhatikan kearifan lokal. Namun pertemuan antara Pemkot, GoJek dan ojek pangkalan itu mendadak dibatalkan lantaran Walikota harus menghadiri pertemuan di Keraton Solo bersama Dewan Pertimbangan Presiden.

“Kebetulan karena dibatalkan, kita bisa koordinasi dulu,” kata dia.

Udangan pertemuan sendiri disampaikan menjelang tengah malam, Rabu (5/4) kemarin. Akibatnya, banyak anggota yang tidak bisa hadir. Undangan pun hanya disampaikan melalui pesan singkat. Undangan tertulis baru diserahkan saat bertemu di Balaikota Solo.

“Kita akan rapat tanggal 9 April besok. Kebetulan kita memang ada jadwal rapat rutin tanggal itu,” tambahnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge